Tips Menyimpan Daging Kurban agar Awet dan Aman Dikonsumsi

PASUNDAN EKSPRES - Tips menyimpan daging kurban. Setiap kali Iduladha tiba, biasanya stok daging di rumah mendadak melimpah.
Mulai dari daging sapi, kambing, hingga jeroan, semuanya tersedia dalam jumlah besar.
Tapi jangan asal tumpuk di kulkas, ya. Menyimpan daging kurban butuh trik khusus agar tetap segar dan tidak cepat rusak.
Kalau salah menyimpan, daging bisa terkontaminasi bakteri berbahaya yang berisiko menyebabkan gangguan kesehatan seperti mual, muntah, hingga demam.
Nah, biar daging tetap aman dikonsumsi, yuk simak tips menyimpan daging kurban agar aman dikonsumsi.
Tips Menyimpan Daging Kurban agar Aman Dikonsumsi
Berikut adalah beberapa tips menyimpan daging kurban yang tepat.
1. Simpan di Freezer, Bukan di Kulkas Biasa
Kulkas memang bisa memperlambat pertumbuhan bakteri, tapi untuk daging mentah, lebih baik langsung simpan di freezer.
Suhu dingin ekstrem di freezer bisa menjaga daging tetap segar lebih lama.
Kalau hanya disimpan di bagian kulkas biasa (chiller), daging hanya bertahan 3–5 hari.
Jeroan dan daging giling bahkan lebih cepat basi, hanya bisa bertahan 1–2 hari.
Jadi, kalau belum akan dimasak dalam waktu dekat, langsung masukkan ke freezer, ya!
2. Bungkus Rapat-Rapat
Supaya daging tetap terjaga kualitasnya, pastikan kamu membungkusnya dengan rapat.
Kamu bisa menggunakan kemasan plastik biasa, lalu tambahkan lapisan ekstra seperti aluminium foil atau plastik wrap untuk perlindungan maksimal.
Kalau punya alat vacuum sealer, tentu lebih bagus.
Tapi kalau tidak ada pun tak masalah. Yang penting, kemasan tertutup rapat agar kelembapan dan kualitas nutrisinya tetap terjaga.
Jika kamu menemukan bungkus daging robek saat di freezer, jangan panik.
Daging masih aman dikonsumsi, cukup bungkus ulang dengan plastik baru.
3. Tidak Perlu Dicuci sebelum Disimpan
Mungkin banyak dari kita yang terbiasa mencuci daging sebelum menyimpannya.
Tapi ternyata, menurut USDA dan Medical News Today dilansir dari Glints, mencuci daging justru bisa menyebabkan kontaminasi silang.
Air cipratan dari daging bisa menyebarkan bakteri ke permukaan lain di dapur.
Tenang saja, semua bakteri pada daging akan mati saat proses memasak.
Jadi, cukup simpan langsung daging dalam keadaan mentah tanpa dicuci, lalu cuci tangan dan peralatan yang digunakan.
4. Potong Kecil-Kecil Sesuai Kebutuhan
Sebelum menyimpan daging, potong-potonglah menjadi ukuran kecil.
Selain memudahkan saat memasak, potongan kecil juga lebih cepat membeku dan lebih mudah ditata di dalam freezer.
Kamu juga tidak perlu mencairkan satu blok besar daging hanya untuk mengambil sedikit.
Gunakan pisau tajam khusus daging agar potongannya rapi dan cepat.
5. Tambahkan Label dan Tanggal
Ini hal kecil yang sering terlupa. Tapi menuliskan label dan tanggal penyimpanan sangat membantu kamu mengingat kapan daging mulai disimpan.
Jadi, kamu bisa lebih mudah mengatur mana yang harus dimasak lebih dulu, dan menghindari daging yang sudah terlalu lama di freezer.
6. Pisahkan dari Bahan Makanan Lain
Terakhir, jangan lupa untuk menyimpan daging mentah di wadah terpisah dari bahan makanan lain, terutama makanan matang atau yang siap makan.
Tujuannya jelas, yaitu mencegah kontaminasi silang. Letakkan daging di bagian paling bawah kulkas atau freezer untuk menghindari air tetesan mengenai makanan lain.
Itulah beberapa tips menyimpan daging kurban yang aman untuk dikonsumsi.
Semoga dengan kamu tahu beberapa tips sederhana di atas, daging kurban kamu bisa lebih aman, higenis, dan tentunya tetap enak saat dimasak nanti.
Selamat menyambut Iduladha dan semoga daging kurbanmu bisa dinikmati lebih lama bersama keluarga tercinta!
(ipa)
