Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

VIRAL! Tiongkok Larang Drama CEO Jatuh Cinta pada Wanita Miskin, Ini Alasannya

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|10:10 WIB
Bagikan:
VIRAL! Tiongkok Larang Drama CEO Jatuh Cinta pada Wanita Miskin, Ini Alasannya
Ilustrasi adegan drama romantis China. Pemerintah Tiongkok kini mengatur dan melarang microdrama bertema CEO kaya jatuh cinta pada wanita miskin.

PASUNDANEKSPRES.ID - Tiongkok kembali membuat kebijakan tegas di industri hiburan. Kali ini, otoritas China secara resmi mengeluarkan pedoman yang melarang produksi microdrama romantis bertema CEO kaya raya yang jatuh cinta pada wanita miskin.

Kebijakan ini diumumkan oleh Administrasi Radio dan Televisi Nasional China, yang menilai bahwa alur cerita semacam itu mempromosikan harapan tidak realistis di tengah masyarakat, khususnya terkait pernikahan dan status sosial.

Menurut otoritas, drama pendek dengan narasi CEO tampan, super kaya, dan berakhir menikahi gadis miskin dianggap mengagungkan pernikahan dengan orang kaya sebagai jalan hidup instan.

Hal tersebut dinilai berpotensi membentuk pola pikir keliru, terutama bagi generasi muda.

Tak hanya itu, konsep cerita tersebut juga dianggap mendorong budaya “flexing” atau pamer kekayaan, yang bertentangan dengan nilai kesederhanaan dan realitas sosial yang ingin ditegakkan pemerintah China.

“Pedoman ini seyogyanya dipatuhi oleh para kreator drama China saat memproduksi karya microdrama,” ungkap Administrasi Radio dan Televisi Nasional, seperti dikutip dari Guangdianshijie dan dilansir Global Times, Senin (29/12/2025).

Microdrama sendiri merupakan format drama berdurasi pendek yang sangat populer di China, terutama di platform digital dan media sosial.

Genre romantis dengan tokoh CEO selama ini menjadi salah satu konten paling banyak ditonton.

Namun dengan adanya aturan baru ini, para kreator diharapkan lebih realistis dalam mengangkat cerita cinta, tidak semata menampilkan fantasi kemewahan yang sulit dijangkau kebanyakan masyarakat. Kebijakan ini pun menuai beragam reaksi publik.

Ada yang mendukung demi membangun kesadaran sosial, namun tak sedikit pula yang menilai larangan tersebut terlalu mengatur kebebasan berekspresi di industri hiburan.

Berita Terbaru

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga7 jam lalu
Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Subang7 jam lalu
Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Purwakarta7 jam lalu
Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Lifestyle8 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Subang8 jam lalu
Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Nasional9 jam lalu
Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Subang10 jam lalu
Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Nasional10 jam lalu
PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

Nasional10 jam lalu
PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

Headline10 jam lalu