VIRAL! Tiongkok Larang Drama CEO Jatuh Cinta pada Wanita Miskin, Ini Alasannya

PASUNDANEKSPRES.ID - Tiongkok kembali membuat kebijakan tegas di industri hiburan. Kali ini, otoritas China secara resmi mengeluarkan pedoman yang melarang produksi microdrama romantis bertema CEO kaya raya yang jatuh cinta pada wanita miskin.
Kebijakan ini diumumkan oleh Administrasi Radio dan Televisi Nasional China, yang menilai bahwa alur cerita semacam itu mempromosikan harapan tidak realistis di tengah masyarakat, khususnya terkait pernikahan dan status sosial.
Menurut otoritas, drama pendek dengan narasi CEO tampan, super kaya, dan berakhir menikahi gadis miskin dianggap mengagungkan pernikahan dengan orang kaya sebagai jalan hidup instan.
Hal tersebut dinilai berpotensi membentuk pola pikir keliru, terutama bagi generasi muda.
Tak hanya itu, konsep cerita tersebut juga dianggap mendorong budaya “flexing” atau pamer kekayaan, yang bertentangan dengan nilai kesederhanaan dan realitas sosial yang ingin ditegakkan pemerintah China.
“Pedoman ini seyogyanya dipatuhi oleh para kreator drama China saat memproduksi karya microdrama,” ungkap Administrasi Radio dan Televisi Nasional, seperti dikutip dari Guangdianshijie dan dilansir Global Times, Senin (29/12/2025).
Microdrama sendiri merupakan format drama berdurasi pendek yang sangat populer di China, terutama di platform digital dan media sosial.
Genre romantis dengan tokoh CEO selama ini menjadi salah satu konten paling banyak ditonton.
Namun dengan adanya aturan baru ini, para kreator diharapkan lebih realistis dalam mengangkat cerita cinta, tidak semata menampilkan fantasi kemewahan yang sulit dijangkau kebanyakan masyarakat. Kebijakan ini pun menuai beragam reaksi publik.
Ada yang mendukung demi membangun kesadaran sosial, namun tak sedikit pula yang menilai larangan tersebut terlalu mengatur kebebasan berekspresi di industri hiburan.
