Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Benarkah PBB Itu Penegak Hukum dan Penengah Bagi Negara yang Berkonflik, Lalu Apa Itu Hak Veto?

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|20:03 WIB
Bagikan:
Benarkah PBB Itu Penegak Hukum dan Penengah Bagi Negara yang Berkonflik, Lalu Apa Itu Hak Veto?
Benarkah PBB Itu Penegak Hukum dan Penengah Bagi Negara yang Berkonflik, Lalu Apa Itu Hak Veto? (Sumber Foto SuaraMuslim.net)

PASUNDAN EKSPRES- Sejak berdirinya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), hak veto telah menjadi topik kontroversial yang mendominasi panggung kebijakan internasional.

Lima negara besar, Amerika Serikat, China, Prancis, Rusia, dan Inggris, memegang kendali mutlak atas hak ini, memungkinkan mereka untuk memblokir keputusan apapun yang tidak sejalan dengan kepentingan nasional mereka.

Salah satu isu yang mencuat belakangan ini adalah penggunaan hak veto oleh Amerika Serikat dalam konteks konflik Israel-Palestina.

Sebagai catatan, hak veto tidak memiliki batasan penggunaan, sehingga negara-negara pemegang hak ini dapat menggunakannya sebanyak yang mereka inginkan tanpa adanya cooldown.

Hal ini menciptakan ketidakseimbangan dalam kebijakan PBB, terutama dalam konteks perlindungan terhadap Palestina.

Penting untuk dicatat bahwa hak veto awalnya diberikan kepada negara-negara pendiri PBB sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi besar mereka dalam pembentukan organisasi tersebut.

Namun, dengan berjalannya waktu, banyak negara anggota PBB yang merasa bahwa hak veto semestinya direformasi atau bahkan dihilangkan sama sekali.

Sejumlah negara anggota PBB telah secara terbuka menyuarakan keinginan mereka untuk menghapus hak veto, menilai bahwa hal ini merugikan prinsip demokrasi dan persamaan dalam pengambilan keputusan internasional.

Sebuah gerakan dari berbagai negara anggota PBB mendesak untuk mencabut hak veto melalui inisiatif resmi dengan menyatakan keinginan mereka, yang dapat ditemukan dalam berita berjudul "Member States Call for Removing Veto Power from United Nations."

Namun, pertanyaan krusial muncul apakah mungkin untuk menghilangkan hak veto jika keputusan yang diambil tidak sesuai dengan keinginan negara-negara pemegang hak ini?

Negara-negara kuat yang memiliki hak veto cenderung tidak ingin melepaskan keistimewaan ini, terutama jika keputusan tersebut tidak sejalan dengan kebijakan nasional mereka.

Sebagai solusi alternatif, beberapa pihak berpendapat bahwa reformasi dalam penggunaan hak veto dapat dilakukan.

Mungkin, negara-negara pemegang hak veto dapat diberikan kewajiban untuk mempertanggungjawabkan penggunaan hak veto mereka dan menjelaskan alasan di balik setiap keputusan yang mereka ambil.

Hal ini dapat menciptakan transparansi dan akuntabilitas, sementara tetap mempertahankan eksistensi hak veto.

Sebagai penutup, wacana mengenai hak veto PBB memunculkan pertanyaan serius tentang keadilan dalam pengambilan keputusan global.

Perlukah kita mengevaluasi kembali sistem ini, ataukah reformasi yang lebih bijak adalah kunci untuk menjaga keseimbangan kepentingan nasional dan keadilan internasional? Pendapat Anda sangat berharga dalam menggali lebih dalam isu kompleks ini.

Berita Terbaru

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Nasional2 jam lalu
Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Nasional2 jam lalu
MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

Nasional2 jam lalu
Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Headline3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang5 jam lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat5 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang5 jam lalu
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle6 jam lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle7 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle7 jam lalu