Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dedy Chandra, Terjebak dalam Labirin Hukum Ulasan Apartemen

K
Khoirul AnsoriEditor: Khoirul Ansori
|10:59 WIB
Bagikan:
Dedy Chandra, Terjebak dalam Labirin Hukum Ulasan Apartemen
Dedy Chandra, Terjebak dalam Labirin Hukum Ulasan Apartemen(foto klarifikasi kuasa hukum Dedy Chandra)

PASUNDAN EKSPRES - Om Polos Banget atau Dedy Chandra kini terperangkap dalam masalah hukum menyusul unggahan keluhan dan ulasan apartemennya di Tokyo Riverside PIK 2.

Melalui serangkaian video singkat di akun TikTok pribadinya @ompolosbanget1, Dedy Chandra mengekspresikan kekhawatiran tentang kestabilan bangunan apartemen tersebut.

Salah satu videonya yang menjadi viral mengingatkan bahwa pemasangan AC luar dapat mengakibatkan runtuhnya bangunan, sambil menyandingkan rumah tersebut dengan "rumah Barbie".

Dampaknya tak terelakkan; video tersebut diyakini telah memengaruhi penjualan unit apartemen, dengan sejumlah pembeli membatalkan transaksi setelah menonton ulasan dari Dedy Chandra.

Tindakan tersebut direspons oleh PT Mandiri Bangun Makmur (MBM), pengembang Tokyo Riverside PIK 2, yang melaporkan Dedy Chandra ke Polda Metro Jaya pada 4 Mei 2023.

Pihak kepolisian menyita satu ponsel dan beberapa dokumen elektronik sebagai bukti dalam kasus ini.

Perkembangan kasus terus berlanjut. Awalnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Dedy Chandra dengan hukuman 4 tahun 6 bulan penjara berdasarkan Pasal 28 tentang penyebaran berita bohong. Namun, vonis tersebut kemudian diubah menjadi Pasal 27 tentang ujaran kebencian, dengan ancaman hukuman penjara 4 tahun dan akhirnya dijatuhkan vonis 2 tahun.

Kuasa hukum Dedy Chandra, Victor, mengungkapkan, "Awalnya dijerat Pasal 28 ayat 3 dengan ancaman 4 tahun 6 bulan, namun hakim kemudian mengubahnya menjadi Pasal 27 dengan ancaman hukuman 4 tahun, dan akhirnya dijatuhkan vonis 2 tahun."

Berita Terbaru

Update Timeline Program Maganghub Batch 3 Angkatan II 2026, Jangan Sampai Ketinggalan!

Update Timeline Program Maganghub Batch 3 Angkatan II 2026, Jangan Sampai Ketinggalan!

Nasional1 jam lalu
TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

Nasional2 jam lalu
FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

Lifestyle3 jam lalu
Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Lifestyle3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Olahraga3 jam lalu
5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

Lifestyle4 jam lalu
Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Subang4 jam lalu
PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

Nasional5 jam lalu
Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Nasional5 jam lalu
Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Subang6 jam lalu