Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Demi Keselamatan, Dedi Mulyadi Siapkan Hotline bagi Warga Jawa Barat di Timur Tengah

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|09:28 WIB
Bagikan:
Demi Keselamatan, Dedi Mulyadi Siapkan Hotline bagi Warga Jawa Barat di Timur Tengah
Dedi Mulyadi siapkan hotline demi keselamatan warga Jawa Barat yang barada di Timur Tengah

PASUNDANEKSPRES.ID - Dedi Mulyadi menyiapkan layanan hotline bagi warga Jawa Barat yang sedang berada di kawasan Timur Tengah.

Langkah ini diambil menyusul pecahnya konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.

Ketegangan memuncak setelah AS dan Israel melancarkan serangan ke sejumlah kota di Iran pada Sabtu (28/2/2026).

Pada hari yang sama, Iran melakukan serangan balasan ke wilayah Israel serta menargetkan sejumlah pangkalan militer dan aset milik AS di negara-negara Teluk, seperti Bahrain, Kuwait, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.

Menanggapi eskalasi konflik tersebut, Dedi Mulyadi mengimbau masyarakat Jawa Barat yang terdampak atau mengalami kendala agar segera menghubungi hotline yang telah disediakan di nomor 0821-2603-0038.

"Kami sampaikan kepada saudara-saudara saya yang berada di kawasan Timur Tengah yang berasal dari Jawa Barat, yang hari ini dilanda konflik bersenjata, apabila ada kesulitan yang dihadapi silakan hubungi hotline Jabar" tutur Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa dirinya akan menjamin keselamatan serta keamanan warga Jawa Barat yang berada di Timur Tengah.

"Hal ini dilakukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan seluruh warga Jawa Barat yang berada di Timur Tengah," ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat, Adi Komar, menyampaikan bahwa setiap laporan yang diterima akan segera dikoordinasikan dengan instansi terkait, bahkan hingga ke pemerintah pusat jika dibutuhkan.

Mengenai jumlah warga Jabar di kawasan Timur Tengah, Adi menjelaskan bahwa pendataan masih terus diperbarui karena mereka tersebar di berbagai kota dan negara.

Ia juga menyebutkan bahwa warga tersebut berada di sejumlah negara seperti Iran, Kuwait, dan Yaman, serta beberapa negara lain di sekitarnya, dengan latar belakang beragam, mulai dari pekerja migran, mahasiswa, hingga jamaah umrah yang tertahan akibat situasi keamanan.

"Beberapa sudah menyampaikan kondisi mereka kepada kami, dan komunikasi terus kami lakukan secara bertahap," ucap Adi di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (3/3/2026).

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa hotline tersebut difungsikan sebagai saluran komunikasi pertama untuk memantau situasi warga sekaligus mempercepat penanganan jika diperlukan tindak lanjut lebih lanjut.

Berita Terbaru

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle7 menit lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional12 menit lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle56 menit lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle1 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle1 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional2 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional2 jam lalu
Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Nasional2 jam lalu
DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

Headline2 jam lalu