Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

DPR Semprot Menteri Maruarar, Aksi Gebrak Meja di Rapat Kementerian Viral

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|15:28 WIB
Bagikan:
DPR Semprot Menteri Maruarar, Aksi Gebrak Meja di Rapat Kementerian Viral
DPR Semprot Menteri Maruarar, Aksi Gebrak Meja di Rapat Kementerian Viral (Sumber Foto Youtube Merdeka.com)

PASUNDAN EKSPRES- Pada Senin (4/11), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Maruarar Sirait, menghadiri rapat kerja bersama Komisi V DPR RI untuk membahas berbagai topik penting, termasuk program 3 juta rumah gratis dan penggunaan lahan yang akan dialokasikan.

Namun, rapat yang seharusnya berjalan mulus itu memanas ketika salah satu anggota DPR menyuarakan ketidakpuasan terhadap aksi Menteri Maruarar yang menggebrak meja saat rapat berlangsung.

Menanggapi kritik tersebut, Maruarar justru tampak santai dan mengaku bahwa caranya bekerja memang tidak selalu disukai semua pihak.

"Saya lebih banyak dukungan dari luar, meski mungkin ada yang berbeda pandangan di dalam sini," ujarnya, menyiratkan keyakinan bahwa tindakannya didukung banyak pihak meskipun menuai kritik di forum.

Selain ketegangan yang muncul terkait gaya kepemimpinan Maruarar, rapat ini juga diwarnai perdebatan sengit mengenai data anggaran.

Kementerian PUPR melaporkan realisasi anggaran hingga 30 Oktober 2024 mencapai Rp 8,848 triliun, atau 60,27% dari total alokasi, sementara progres fisik pembangunan mencapai 63,87%.

Rapat mengungkap adanya 200 paket proyek tender dengan anggaran total Rp 9,503 triliun, di mana 174 paket sudah dalam tahap kontrak.

Namun, data ini memicu perdebatan karena ada perbedaan dengan informasi yang dipegang Komisi V terkait sisa anggaran sebesar Rp 297 miliar, sementara pihak DPR mengantongi angka Rp 355 miliar.

Ketua Komisi V menekankan pentingnya akurasi data dan meminta transparansi dari Kementerian untuk mencegah kesalahpahaman.

"Data ini seharusnya disampaikan dengan baik oleh jajaran di bawah, agar Menteri bisa menyampaikan data yang benar tanpa ada koreksi di hadapan kami," tegas Ketua Komisi V.

Menteri Maruarar menerima kritik ini dengan terbuka dan mengaku masih beradaptasi di posisi barunya.

"Saya baru dua minggu di sini, dan tantangan memang besar. Saya terbuka terhadap masukan dari Komisi agar dapat memperbaiki kinerja birokrasi demi rakyat," ungkapnya.

Rapat yang berlangsung hingga sore ini ditutup dengan beberapa saran dari anggota Komisi V agar Menteri Maruarar bisa lebih tegas dalam memprioritaskan proyek pembangunan yang mendesak, menyoroti pentingnya pelaksanaan yang efektif dan efisien untuk kesejahteraan masyarakat.

Berita Terbaru

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline42 menit lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline1 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle1 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle2 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle3 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat4 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional12 jam lalu