Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dwi Sasetyaningtyas Balas Kritik Warganet soal LPDP “Bagian Mana Gue Pakai Uang Pajak?

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|10:05 WIB
Bagikan:
Dwi Sasetyaningtyas Balas Kritik Warganet soal LPDP “Bagian Mana Gue Pakai Uang Pajak?
Dwi Sasetyaningtyas Balas Kritik Warganet soal LPDP “Bagian Mana Gue Pakai Uang Pajak?

PASUNDAN EKSPRES.ID – Alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas (DS) angkat bicara kembali di tengah badai kritik netizen terkait unggahan viralnya tentang paspor Inggris anaknya.

Dalam respons pada komentar terbarunya, Dwi membantah tudingan bahwa dirinya menggunakan dana pajak rakyat untuk hal-hal yang merugikan negara, seraya menyebut serangan warganet sebagai “fitnah tanpa bukti”.

Video klip berita dari TribunJatim Official yang diunggah pada Rabu (25/2/2026) menyoroti respons Dwi di platform TikTok @dwisasetyaningtyas.

Ia menanggapi komentar netizen yang mengaitkan pernyataannya dengan teguran keras Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada konferensi pers APBN KiTa edisi Februari (23/2/2026).

Netizen menyerang dengan mengutip pernyataan Purbaya bahwa dana LPDP berasal dari pajak masyarakat dan utang negara, sehingga tidak boleh digunakan untuk “menghina negara”.

“Bagian mana gue pakai uang pajak?” tanya Dwi dalam balasannya, sambil menekankan bahwa kritik tersebut bersifat fitnah dan merugikan tanpa dasar bukti konkret.

Ia juga mengingatkan warganet untuk bertanggung jawab agar tidak menimbulkan kerugian lebih lanjut.

Kontroversi ini berawal dari unggahan Dwi yang menunjukkan dokumen kewarganegaraan Inggris (British Citizen) untuk anak keduanya, disertai pernyataan “cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan” dan harapan agar anak-anaknya memiliki “paspor kuat” sebagai WNA.

Unggahan tersebut memicu kemarahan publik karena Dwi dan suaminya, Arya Iwantoro, merupakan penerima beasiswa LPDP dana publik yang diharapkan berkontribusi bagi Indonesia.

Menkeu Purbaya dalam konferensi pers tersebut menyatakan kekecewaan pemerintah dan mengonfirmasi telah berkomunikasi dengan Direktur Utama LPDP serta suami Dwi.

“Pak Dirut sudah berbicara dengan yang terkait, sepertinya dia setuju untuk mengembalikan uang yang dipakai di LPDP, termasuk bunganya,” ujar Purbaya.

Ia menegaskan dana tersebut berasal dari “uang publik yang diterima dari pajak masyarakat”, bukan isu pribadi semata.

Purbaya juga mengancam blacklist permanen terhadap pasangan tersebut, sehingga tidak dapat bekerja di instansi pemerintahan Indonesia.

“Nanti saya akan blacklist dia, di seluruh pemerintahan nggak akan bisa masuk,” tegasnya, seraya mengingatkan seluruh awardee LPDP untuk menjaga sikap patriotik dan tidak menghina negara.

Sementara Dwi telah menyelesaikan masa kontribusi pasca-lulus (S2 di Belanda, lulus 2017), suaminya Arya masih dalam pendalaman LPDP terkait kewajiban pengabdian (aturan 2N+1).

LPDP sendiri menyayangkan polemik ini dan menegaskan nilai integritas serta etika bagi awardee.

Berita Terbaru

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga13 menit lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline32 menit lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline52 menit lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle55 menit lalu
ADVERTISEMENT
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle1 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle2 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat3 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional11 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline11 jam lalu