Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ethiopia Menandatangani Perjanjian Penggunaan Pelabuhan di Somaliland

N
Nanda YuanitaEditor: Yusup Suparman
|11:53 WIB
Bagikan:
Ethiopia Menandatangani Perjanjian Penggunaan Pelabuhan di Somaliland
Ilustrasi pelabuhan (dok.pexels.com/Julius Silver)

PASUNDAN EKSPRES - Ethiopia menandatangani perjanjian awal pada Senin (1 Januari 2024) untuk mendapatkan akses maritim dengan Somaliland, yang memisahkan diri dari Somalia.

Perjanjian tersebut mengizinkan Ethiopia untuk  menggunakan pelabuhan Berbera di Laut Merah.Ethiopia, negara yang terkurung daratan, sangat membutuhkan akses ke laut.

Ethiopia saat ini  menggunakan pelabuhan  tetangganya Djibouti untuk  impor dan ekspor.

Perjanjian penting ini ditandatangani oleh Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed dan Presiden Somaliland Muse Bihi Abdi di ibu kota Ethiopia, Addis Ababa.

“Hal ini kini telah disepakati dengan saudara-saudara kita di Somaliland dan MoU (Memorandum of Understanding) telah ditandatangani hari ini,” kata Abiy, dikutip dari Reuters.

Redwan Hussien, penasihat keamanan nasional Ethiopia, mengatakan MoU tersebut membuka jalan bagi Ethiopia untuk melakukan operasi maritim komersial di wilayah tersebut dengan memberikan akses ke pangkalan militer sewaan di Laut Merah.

Penasihat tersebut juga mengatakan bahwa perjanjian tersebut akan membuat Somaliland mengakuisisi saham di maskapai penerbangan nasional Ethiopia.

Seperti dilansir BBC, Presiden Abdi mengatakan perjanjian tersebut juga mencakup ketentuan bagi Ethiopia untuk suatu hari mengakui Somaliland sebagai negara merdeka.

Somaliland terpisah dari Somalia lebih dari 30 tahun yang lalu, namun tidak diakui sebagai negara merdeka baik oleh Uni Afrika maupun PBB.

Somalia, yang masih menganggap Somaliland sebagai bagian dari wilayahnya, belum menerima perjanjian tersebut.

Namun, media pemerintah SNTV melaporkan bahwa rapat Kabinet darurat akan diadakan pada hari Selasa untuk membahas masalah ini lebih lanjut.

Pekan lalu, media pemerintah Somalia lainnya, SONNA, melaporkan bahwa Somalia dan Somaliland telah sepakat untuk melanjutkan perundingan untuk menyelesaikan perselisihanmereka. Mediasi ini didukung oleh Djibouti.

Ethiopia  awalnya memiliki akses terhadap laut tersebut, namun kehilangan akses tersebut setelah penarikan diri Eritrea pada awal tahun 1990an.

Dengan populasi lebih dari 100 juta orang, Ethiopia adalah negara terkurung daratan dengan jumlah penduduk terbesar di dunia.

Pada bulan Oktober, Abiy mengatakan akses ke laut adalah masalah kelangsungan hidup negaranya.

Namun pernyataan tersebut memicu ketegangan di tengah kekhawatiran bahwa Ethiopia akan mencoba merebut wilayah dari negara lain, meski Ethiopia menyatakan tidak akan merebut wilayah dari negara tetangga.

Etiopia telah berupaya mendapatkan akses ke pelabuhan sebelumnya.Pada tahun 2018, Ethiopia dan Somaliland menandatangani perjanjian di mana Addis Ababa akan memiliki 19 persen saham di Pelabuhan Berbera dan perusahaan logistik UEA DP World akan memiliki 51 persen saham.

Namun hal ini tidak terwujud pada tahun 2022 karena Ethiopia tidak dapat memenuhi persyaratan yang diperlukan untuk akuisisi saham tepat waktu.

(nym) 

Berita Terbaru

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga9 jam lalu
Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Subang9 jam lalu
Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Purwakarta10 jam lalu
Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Lifestyle10 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Subang10 jam lalu
Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Nasional11 jam lalu
Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Subang12 jam lalu
Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Nasional12 jam lalu
PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

Nasional13 jam lalu
PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

Headline13 jam lalu