Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Evaluasi 100 Hari Kepala BGN: Ungkap Dugaan Korupsi, Ratusan Yayasan Perantara Potong Biaya Produksi

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|18:48 WIB
Bagikan:
Evaluasi 100 Hari Kepala BGN: Ungkap Dugaan Korupsi, Ratusan Yayasan Perantara Potong Biaya Produksi
Tangkapan layar YouTube Inews yang berjudul "Transformasi Makanan Bergizi Gratis 2.0". Tayang pada Kamis 29 Oktober 2026.

PASUNDANEKSPRES – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengungkapkan sejumlah persoalan serius yang ditemukan pada awal masa kepemimpinannya. Hal terebut disampaikan Sudaryono dalam siaran YouTube Inews yang berjudul "Transformasi Makanan Bergizi Gratis 2.0". Tayang pada Kamis 29 Oktober 2026.

Dia mengungkapkan, mulai dari dugaan praktik korupsi, keberadaan yayasan perantara yang tidak menjalankan operasional dapur, hingga pengelolaan anggaran yang dinilai tidak wajar, menjadi bagian dari evaluasi terhadap tata kelola program pemenuhan gizi nasional.

Dalam evaluasi 100 hari pertama kepemimpinannya, Sudaryono menyoroti lemahnya pengawasan terhadap ribuan dapur yang menjadi bagian dari pelaksanaan program tersebut.

"Persoalan ini perlu segera dibenahi agar pengelolaan anggaran dan operasional berjalan sesuai ketentuan," ungkapnya.

Sudaryono juga mengungkapkan, salah satu tantangan yang dihadapi BGN adalah keterbatasan sumber daya manusia untuk mengawasi operasional dapur dalam jumlah besar.

Dalam pemaparannya, ia menyebut BGN hanya memiliki sekitar 700 staf internal untuk mengendalikan kurang lebih 27.000 dapur. Kondisi tersebut dinilai membuat pengawasan terhadap pelaksanaan program belum berjalan optimal.

"Keterbatasan pengawasan itu menjadi persoalan penting, mengingat operasional dapur berkaitan langsung dengan pengelolaan anggaran serta penyediaan makanan bagi penerima manfaat," tambahnya.

Selain masalah manajemen, Sudaryono juga menyinggung adanya dugaan praktik koruptif yang disebut telah menjalar hingga tingkat operasional dapur.

Temuan tersebut menjadi salah satu perhatian dalam upaya membenahi tata kelola BGN agar pelaksanaan program berjalan lebih transparan dan akuntabel.

Ratusan Yayasan Perantara Diduga Memotong Biaya Operasional

Persoalan lain yang disoroti adalah keberadaan yayasan yang diduga hanya berfungsi sebagai perantara atau calo dalam operasional dapur.

Berdasarkan pemaparan Sudaryono dalam video tersebut, terdapat sekitar 560 hingga 600 dapur yang dikaitkan dengan yayasan perantara yang diduga tidak menjalankan kegiatan operasional secara nyata.

"Yayasan-yayasan tersebut disebut memperoleh keuntungan melalui pemotongan biaya per porsi makanan tanpa memberikan kontribusi operasional yang sebanding," ungkapnya.

Jika praktik tersebut terbukti, keberadaan perantara semacam itu berpotensi mengganggu efisiensi penggunaan anggaran dan mengurangi dana yang semestinya digunakan untuk mendukung penyediaan makanan.

Meski demikian, dugaan tersebut perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan dan proses hukum yang berwenang untuk memastikan pihak-pihak yang terlibat serta besaran kerugian negara, apabila memang ditemukan.

Berita Terbaru

Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Subang5 menit lalu
Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Subang7 menit lalu
BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

Subang20 menit lalu
Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Subang25 menit lalu
ADVERTISEMENT
Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Karawang25 menit lalu
Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Subang32 menit lalu
Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Karawang32 menit lalu
SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

Subang35 menit lalu
Polres Purwakarta Ungkap Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi, Berhasil Amankan 1.110 Liter

Polres Purwakarta Ungkap Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi, Berhasil Amankan 1.110 Liter

Purwakarta43 menit lalu
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Sekda Purwakarta Fokus Perkuat Tata Kelola RSUD Bayu Asih

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Sekda Purwakarta Fokus Perkuat Tata Kelola RSUD Bayu Asih

Purwakarta44 menit lalu