Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Hamas Rilis Laporan soal Serangan ke Israel 7 Oktober 2023

N
Nanda YuanitaEditor: Yusup Suparman
|12:30 WIB
Bagikan:
Hamas Rilis Laporan soal Serangan ke Israel 7 Oktober 2023
Logo Hamas (Shebab News, t.me/ShebabTelegram)

PASUNDAN EKSPRES - Kelompok pejuang Palestina, Hamas, merilis laporan setebal 16 halaman pada Minggu (21/1/2024) yang berisi motif di balik penyerangan mereka ke Israel pada 7 Oktober 2023 lalu.

Dilansir dari TRT World, Selasa (23/1/2024), laporan tersebut bertajuk ‘Narasi Kami: Operasi Badai Al-Aqsa’.Hamas mengaku memang menyerang dan merangsek masuk ke perbatasan Israel. 

Namun aksi tersebut adalah perlawanan terhadap Israel yang ingin merampas tanah Palestina dan mengendalikan penuh Masjid Al-Aqsa.

Hamas menambahkan, operasi ini mewakili langkah strategis untuk meringankan cengkeraman Israel atas Gaza dan membebaskan penduduk Palestina dari jajahan Israel.

“Selama operasi, ada beberapa kesalahan yang terjadi karena rusaknya sistem keamanan dan militer Israel, menyebabkan kekacauan di sepanjang wilayah perbatasan Gaza,” sebut laporan itu.“Seperti kata banyak orang, Hamas memperlakukan semua warga sipil yang ditahan di Gaza, secara positif dan kami berusaha membebaskan mereka sejak awal agresi,” lanjut Hamas.

Sementara itu, Hamas juga membantah tuduhan Israel ketika mereka menyerang warga Israel pada 7 Oktober tersebut.“Kami menghindari menargetkan warga sipil, terutama perempuan, anak-anak dan orangtua yang merupakan kewajiban moral dan agama anggota Hamas,” ucap laporan tersebut.Hamas hanya menargetkan tentara Israel dan mereka yang membawa senjata untuk melawan rakyat Palestina.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menolak usulan pejuang Hamas Palestina untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza yang hampir memasuki bulan keempat.

“Sebagai imbalan atas pembebasan sandera kami, Hamas menuntut diakhirinya perang, penarikan pasukan kami dari Gaza dan membiarkan Hamas tetap utuh. Saya langsung menolak syarat para monster itu,” kata Netanyahu, dikutip dari VOA.

Jumlah korban tewas di Jalur Gaza terus bertambah. Hingga kini, korban tewas mencapai 25.205 orang dan 62 ribu orang terluka.

Warga Palestina juga terpaksa berjalan ke perbatasan Rafah untuk mengungsi. Mereka juga mengalami pemadaman komunikasi dalam sepekan terakhir.

(nym)

Berita Terbaru

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga8 jam lalu
Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Subang8 jam lalu
Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Purwakarta9 jam lalu
Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Lifestyle9 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Subang9 jam lalu
Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Nasional10 jam lalu
Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Subang11 jam lalu
Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Nasional11 jam lalu
PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

Nasional12 jam lalu
PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

Headline12 jam lalu