Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Indonesia Akan Resmikan Tol Bawah Laut Pertama di IKN - Indonesia di Sorot Dunia.

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|11:25 WIB
Bagikan:
Indonesia Akan Resmikan Tol Bawah Laut Pertama di IKN - Indonesia di Sorot Dunia.
Indonesia Akan Resmikan Tol Bawah Laut Pertama di IKN - Indonesia di Sorot Dunia. (Sumber Foto NCC NetralNews)

PASUNDAN EKSPRES- Dalam era kemajuan teknologi modern, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu aspek kunci untuk memperluas pengembangan kota dan meningkatkan konektivitas antar dan dalam kota.

Melalui implementasi proyek tol laut berdasarkan buku saku IKN (Ibu Kota Negara) dengan teknologi terkini, pemerintah Indonesia memiliki tujuan mulia untuk mempermudah mobilitas warga dari Kota Balikpapan dan sekitarnya menuju ibukota negara yang terpisah oleh Teluk Balikpapan.

Proyek tol laut, yang dijadwalkan dimulai pada tahun 2024, memberikan alternatif transportasi yang efisien dan praktis. Namun, pertanyaan mendasar muncul: mengapa memilih jalan tol laut dengan nilai proyek yang fantastis? Jawabannya mencakup sejumlah faktor yang membuatnya sangat menarik.

Tujuan praktis proyek ini sangat signifikan, terutama dalam mempersingkat jarak tempuh masyarakat antara kota-kota seperti Balikpapan, Samarinda, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Penajam Paser Utara.

Saat ini, perjalanan melintasi Teluk Balikpapan memerlukan sarana transportasi laut seperti kapal feri atau kapal kelotok.

Dengan adanya tol laut yang dilengkapi dengan terowongan bawah laut, perjalanan dapat menjadi lebih efisien, mengurangi waktu tempuh hingga 30 menit.

Pilihan untuk membangun tol bawah laut dibandingkan jembatan menjadi keputusan yang penuh pertimbangan.

Meskipun dari segi biaya, pembangunan jembatan mungkin lebih ekonomis, pemerintah memilih tol bawah laut untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

Teluk Balikpapan adalah kawasan mangrove yang harus dilindungi, dan memilih terowongan bawah laut dianggap sebagai langkah untuk melindungi kehidupan laut, termasuk bekantan yang terancam punah.

Teknologi terbaru yang diterapkan, yaitu terowongan bawah laut yang tergolong sebagai teknologi imersed tunnel, memang baru pertama kali diterapkan di Indonesia.

Namun, di berbagai belahan dunia seperti Fehmar di Eropa dan Geoje Busan di Korea Selatan, teknologi ini telah berhasil digunakan sebagai pengganti jembatan.

Kerjasama dengan perusahaan konstruksi Korea Selatan, Dewu Inc, sebagai mitra strategis dalam membangun terowongan bawah laut menunjukkan komitmen pemerintah untuk menghadirkan teknologi terbaik.

Pengalaman Dewu Inc dalam membangun terowongan sepanjang 8,2 KM di bawah permukaan laut menjadi nilai tambah untuk keberhasilan proyek ini.

Meskipun proyek ini memiliki nilai fantastis, pemerintah meyakinkan bahwa proyek ini akan dilaksanakan sesuai jadwal.

Dengan proyek tol IKN secara keseluruhan diperkirakan selesai pada tahun 2024, pemerintah menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas untuk meningkatkan produktivitas dan mobilitas masyarakat di wilayah tersebut.

Meski demikian, proyek tol bawah laut ini tidak terlepas dari beberapa tantangan, seperti potensi dampak negatif pada ekosistem laut sekitar Teluk Balikpapan.

Namun, dengan perencanaan dan mitigasi yang tepat, pemerintah berharap dapat menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan.

Dengan demikian, proyek tol bawah laut ini bukan hanya menjadi tonggak sejarah dalam pengembangan infrastruktur di Indonesia.

Tetapi juga mencerminkan komitmen pemerintah untuk memajukan konektivitas dan mobilitas guna mencapai kemajuan ekonomi dan pembangunan kota yang berkelanjutan.

Berita Terbaru

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle53 menit lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional58 menit lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle1 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle2 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle2 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional2 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional3 jam lalu
Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Nasional3 jam lalu
DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

Headline3 jam lalu