Kebakaran Hutan dan Lahan Terjadi Lagi di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah

PASUNDAN EKSPRES.ID – Video yang memperlihatkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, beredar di media sosial.
Rekaman tersebut menarik perhatian masyarakat karena memperlihatkan kondisi kebakaran di kawasan yang disebut berada di wilayah Kotawaringin Barat.
Berdasarkan informasi yang tercantum dalam unggahan akun Instagram Pasundan Ekspres, peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Minggu (11/10/2026).
Video itu kemudian menjadi perhatian warganet dan turut menyebar melalui berbagai platform media sosial.
Kebakaran hutan dan lahan merupakan persoalan lingkungan yang perlu mendapatkan perhatian serius, terutama di wilayah Kalimantan yang memiliki kawasan hutan dan lahan gambut.
Selain berpotensi merusak ekosistem, kebakaran juga dapat menimbulkan asap yang mengganggu aktivitas masyarakat serta memengaruhi kualitas udara.
Meski demikian, informasi mengenai luas lahan yang terbakar, penyebab kebakaran, serta kondisi terkini di lokasi kejadian belum dapat dipastikan hanya berdasarkan keterangan dalam unggahan tersebut.
Video Kebakaran Menyebar di Media Sosial
Informasi mengenai kejadian ini disampaikan melalui unggahan akun Instagram Pasundan Ekspres.
Dalam keterangannya, akun tersebut menyebut video yang beredar memperlihatkan kebakaran hutan dan lahan di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.
Unggahan itu juga mencantumkan nama Jordanerikbait sebagai sumber kredit video.
Namun, informasi mengenai lokasi pengambilan gambar secara spesifik, waktu perekaman, serta kronologi lengkap peristiwa belum dijelaskan secara terperinci dalam keterangan yang terlihat pada unggahan.
Beredarnya video kebakaran dapat membantu meningkatkan perhatian publik terhadap persoalan karhutla.
Dokumentasi visual yang dibagikan masyarakat juga berpotensi menjadi sumber informasi awal bagi pihak berwenang untuk menelusuri lokasi kejadian dan mengetahui kondisi di lapangan.
Luas Lahan Terbakar di Kotawaringin Barat Capai Ribuan Hektare
Kebakaran hutan dan lahan di Kotawaringin Barat bukan merupakan kejadian yang berdiri sendiri.
Berdasarkan laporan detikKalimantan pada Minggu (11/10/2026), data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Barat dan sistem SiPongi Kementerian Kehutanan mencatat luas lahan terbakar di wilayah tersebut mencapai 2.830,18 hektare sejak 1 Januari hingga 11 Oktober 2026. Dalam periode yang sama, tercatat 23.779 titik panas.
Kebakaran juga berdampak langsung terhadap masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor perkebunan.
Dalam laporan tersebut, seorang warga Kelurahan Raja Seberang, Kecamatan Arut Selatan, bernama Kotyo, mengaku kehilangan sekitar tiga hektare kebun kelapa sawit akibat kebakaran.
Kerugian yang dialami warga menunjukkan bahwa dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan kerusakan lingkungan.
Kebakaran juga berpotensi menghilangkan sumber pendapatan masyarakat, merusak tanaman produktif, dan menghambat kegiatan ekonomi di wilayah terdampak.
Meski demikian, angka tersebut merupakan data kumulatif kebakaran di Kabupaten Kotawaringin Barat, bukan angka yang secara khusus menunjukkan luas lahan yang terbakar dalam video yang beredar di media sosial.
