Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kemungkinan Tertunda! Kesepakatan Gencatan Senjata Hamas dan Israel belum Mencapai Final

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|15:35 WIB
Bagikan:
Kemungkinan Tertunda! Kesepakatan Gencatan Senjata Hamas dan Israel belum Mencapai Final
Kemungkinan Tertunda! Kesepakatan Gencatan Senjata Hamas dan Israel belum Mencapai Final (Image From: Pexels/Alfo Medeiros)

PASUNDAN EKSPRES - Kesepakatan gencatan senjata Israel dan Hamas masih dipertanyakan. Israel dan Hamas telah melakukan kesepakatan gencatan senjata yang menjadi langkah awal untuk mendamaikan konflik yang telah berlangsung selama berbulan-bulan. 

Kesepakatan ini diumumkan pada Kamis (16/1), setelah melalui negosiasi panjang dengan mediator Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat. 

Kesepakatan Gencatan Senjata Hamas dan Israel belum Resmi Sepenuhnya

Meskipun begitu, kesepakatan ini belum mencapai hasil akhir. Dilansir dari The Straits Times, kabinet keamanan Israel dijadwalkan bertemu sebelum pertemuan kabinet penuh untuk memberikan persetujuan atas kesepakatan tersebut. 

Namun, belum jelas apakah seluruh kabinet akan bertemu pada 17 atau 18 Januari, dan apakah gencatan senjata yang dijadwalkan mulai 19 Januari akan tertunda.

Kesepakatan ini melibatkan mediasi oleh Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat. Perjanjian mencakup gencatan senjata awal selama enam minggu, pembebasan bertahap sandera, serta pertukaran dengan ratusan sandera Palestina yang ditahan di Israel.

Menteri Luas Negeri AS Antony Blinken sebelumnya mengungkapkan bahwa ada satu masalah kecil yang memang perlu diselesaikan dalam negosiasi ini.

Seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya menyatakan bahwa masalah tersebut berkaitan dengan perselesihan mengenai identitas beberapa tahanan yang ingin dibebaskan oleh Hamas.

Para utusan Presiden Joe Biden dan Presiden terpilih Donald Trump berada di Doha bersama dengan mediator Mesir dan Qatar untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Sementara itu, serangan udara Israel di Gaza terus berlanjut. Pada 16 Januari, otoritas Palestina melaporkan bahwa setidaknya 86 orang tewas dalam serangan udara sehari setelah pengumuman awal kesepakatan gencatan senjata.

Di sisi lain, kelompok garis keras di pemerintahan Netanyahu menentang kesepakatan ini, dengan alasan perang belum mencapai tujuannya untuk menghancurkan Hamas sepenuhnya.

Sebagian warga Israel menggelar protes di Yerusalem, membawa peti mati simbolis dan memblokir jalan untuk menolak gencatan senjata.

Jika berhasil disetujui sepenuhnya gencatan senjata, pertempuran yang telah menghancurkan sebagian besar Gaza, memaksa banyak warga mengungsi, hingga menimbulkan ribuan korban jiwa akan dihentikan.

Selain itu, kesepakatan ini akan menjadi peluang yang baik untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke wilayah Gaza. 

(ipa)

Berita Terbaru

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle6 jam lalu
Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Bandung Barat7 jam lalu
Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Subang7 jam lalu
Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Subang7 jam lalu
ADVERTISEMENT
BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

Subang8 jam lalu
Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Subang8 jam lalu
Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Karawang8 jam lalu
Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Subang8 jam lalu
Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Karawang8 jam lalu
SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

Subang8 jam lalu