Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

KPK Sambut Positif UU BUMN Baru, Tegaskan Kewenangan Penindakan Korupsi

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|22:00 WIB
Bagikan:
KPK Sambut Positif UU BUMN Baru, Tegaskan Kewenangan Penindakan Korupsi
Gedung KPK (Foto: Hukumid)

PASUNDANEKSPRES.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut positif pengesahan Undang-Undang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN) yang baru.

Regulasi ini dinilai memberikan kepastian hukum serta keleluasaan bagi lembaga antirasuah dalam mengusut dugaan korupsi di lingkungan BUMN.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penghapusan klausul yang sebelumnya menyebut direksi, dewan komisaris, dan dewan pengawas BUMN bukan sebagai penyelenggara negara, menjadi langkah penting untuk memperjelas kewenangan KPK.

“Undang-undang ini menegaskan kembali ruang gerak dan kepastian hukum bagi KPK dalam upaya pemberantasan korupsi di sektor BUMN, baik dalam aspek penindakan maupun pencegahan,” kata Budi, Sabtu (4/10/2025).

Budi juga mengingatkan bahwa anggota direksi, dewan komisaris, dan dewan pengawas BUMN kini memiliki kewajiban untuk menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

“Pada prinsipnya, upaya-upaya pemberantasan korupsi tersebut juga untuk mendukung BUMN dalam menciptakan good corporate governance dengan iklim bisnis yang lebih efektif, efisien, dan berintegritas,” tegasnya.

DPR Sahkan Perubahan UU BUMN

DPR RI sebelumnya telah mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN.

RUU ini sekaligus menetapkan perubahan status Kementerian BUMN menjadi Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN).

Rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, meminta persetujuan seluruh fraksi terhadap pengesahan RUU tersebut.

“Apakah rancangan undang-undang tentang perubahan keempat atas UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN dapat disetujui untuk disahkan menjadi undang-undang?” tanya Dasco.

“Setuju,” jawab peserta rapat paripurna secara serentak.

Poin-Poin Penting dalam UU BUMN Baru

Beberapa poin pengaturan yang tertuang dalam UU BUMN terbaru antara lain:

  1. Pembentukan Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) sebagai lembaga yang menyelenggarakan tugas pemerintahan di bidang BUMN.

  2. Penegasan kepemilikan saham seri A dikuasai negara sebesar 1 persen oleh BP BUMN.

  3. Penataan komposisi saham pada perusahaan induk holding investasi dan perusahaan induk operasional.

  4. Larangan rangkap jabatan bagi Menteri dan Wakil Menteri di direksi, komisaris, serta dewan pengawas BUMN.

  5. Penegasan bahwa direksi, komisaris, dan dewan pengawas BUMN adalah penyelenggara negara.

  6. Penempatan komisaris holding investasi dan operasional dari kalangan profesional.

  7. Kewenangan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam memeriksa keuangan BUMN guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.

  8. Penambahan kewenangan BP BUMN dalam mengoptimalkan peran BUMN.

  9. Penegasan kesetaraan gender dalam jabatan direksi, komisaris, dan manajerial BUMN.

  10. Pengaturan perpajakan atas transaksi yang melibatkan holding operasional, holding investasi, atau pihak ketiga.

  11. Pengecualian penguasaan BP BUMN terhadap BUMN yang ditetapkan sebagai alat fiskal.

  12. Mekanisme peralihan status kepegawaian dari Kementerian BUMN kepada BP BUMN.

Dengan pengesahan regulasi ini, diharapkan pengelolaan BUMN menjadi lebih transparan, akuntabel, dan mendukung pemberantasan korupsi secara lebih tegas. (Disway/idr)

Berita Terbaru

Update Timeline Program Maganghub Batch 3 Angkatan II 2026, Jangan Sampai Ketinggalan!

Update Timeline Program Maganghub Batch 3 Angkatan II 2026, Jangan Sampai Ketinggalan!

Nasional50 menit lalu
TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

Nasional1 jam lalu
FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

Lifestyle2 jam lalu
Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Olahraga2 jam lalu
5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

Lifestyle3 jam lalu
Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Subang4 jam lalu
PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

Nasional4 jam lalu
Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Nasional5 jam lalu
Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Subang5 jam lalu