Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Krisis Kelaparan di Gaza: Ketika Bom Tidak Membunuh, Kelaparan Mengintai

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:37 WIB
Bagikan:
Krisis Kelaparan di Gaza: Ketika Bom Tidak Membunuh, Kelaparan Mengintai
Krisis Kelaparan di Gaza: Ketika Bom Tidak Membunuh, Kelaparan Mengintai (Image From: Reuters)

PASUNDAN EKSPRES - Enam minggu setelah Israel memutus total pasokan kebutuhan pokok ke Jalur Gaza, jutaan warga Palestina menghadapi ancaman kelaparan yang kian nyata.

Kondisi kemanusiaan di Gaza memburuk secara drastis sejak awal Maret 2025, saat Israel memperketat blokade dan menutup semua titik masuk bantuan.

Persediaan makanan yang sempat disimpan selama masa gencatan senjata awal tahun kini hampir habis. Pasar kosong, roti tak lagi tersedia, dan dapur umum satu per satu menutup karena kehabisan stok.

Ketergantungan pada Bantuan Kemanusiaan yang Kini Terkunci

Sebelumnya, Program Pangan Dunia (WFP) menyediakan roti di 25 toko roti di Gaza. Namun kini semua toko roti itu telah berhenti beroperasi.

Distribusi bantuan makanan dalam bentuk paket pun terancam dihentikan dalam waktu dekat, karena stok yang tersisa hanya cukup untuk mempertahankan dapur umum beberapa hari lagi.

Harga kebutuhan pokok di pasar melonjak tajam. Tepung 25 kilogram yang biasanya dijual seharga $6 (sekitar Rp100.650) kini mencapai $60 (sekitar Rp1.006.500).

Minyak goreng, jika tersedia, dihargai $10 (sekitar Rp167.750) per liter, padahal dulu hanya $1,5 (sekitar Rp25.162). Sebuah kaleng sarden pun bisa mencapai $5 (sekitar Rp83.875).

Anak-Anak Tidur dalam Keadaan Lapar

Di kamp pengungsian Nuseirat, ratusan orang mengantre di dapur darurat untuk mendapatkan sepiring nasi panas. Anak-anak kecil berdesakan di barisan depan, membawa ember untuk membawa pulang makanan bagi keluarga mereka.

Laporan dari organisasi medis Médecins Sans Frontières (Dokter Lintas Batas) menyebutkan bahwa mereka kini menangani anak-anak dan ibu hamil yang mengalami malnutrisi berat.

Bahkan, banyak ibu menyusui yang terlalu kelaparan hingga tidak mampu menghasilkan ASI untuk bayinya.

Seruan Darurat dari Dunia Internasional

Sejumlah lembaga kemanusiaan menyerukan pembukaan jalur bantuan secepatnya untuk mencegah bencana kemanusiaan yang lebih besar.

Gavin Kelleher dari Norwegian Refugee Council menyatakan bahwa distribusi makanan hampir sepenuhnya berhenti. Stok yang ada kini hanya dipusatkan untuk menjaga dapur umum tetap berjalan, dan itu pun tidak akan lama lagi.

WFP, UNRWA, dan organisasi lainnya terus berupaya melobi agar ada jalur aman bagi bantuan.

Mereka juga memperingatkan bahwa setiap hari keterlambatan akan memperparah kondisi, khususnya bagi kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan lansia.

(ipa)

Berita Terbaru

Biaya Haji Turun, Kepala Kemenhaj Purwakarta: Alhamdulillah Ini Kabar Baik, Ringankan Calon Jemaah

Biaya Haji Turun, Kepala Kemenhaj Purwakarta: Alhamdulillah Ini Kabar Baik, Ringankan Calon Jemaah

Purwakarta9 menit lalu
Cara Daftar BSU 2026 Rp900 Ribu, Pekerja Wajib Tahu Syarat dan Link Resminya!

Cara Daftar BSU 2026 Rp900 Ribu, Pekerja Wajib Tahu Syarat dan Link Resminya!

Nasional9 menit lalu
Perpres Ojol Terbit, Transparansi Tarif dan Perlindungan Driver Jadi Sorotan

Perpres Ojol Terbit, Transparansi Tarif dan Perlindungan Driver Jadi Sorotan

Nasional10 menit lalu
Bangunan Ritel Modern Pamekasan Dibongkar Sebelum Beroperasi, Disaksikan Ratusan Alumni Pesantren

Bangunan Ritel Modern Pamekasan Dibongkar Sebelum Beroperasi, Disaksikan Ratusan Alumni Pesantren

Nasional13 menit lalu
ADVERTISEMENT
Dandim Subang Kumpulkan 153 Manager KDKMP, Tekankan Koperasi Harus Beri Manfaat ke Warga

Dandim Subang Kumpulkan 153 Manager KDKMP, Tekankan Koperasi Harus Beri Manfaat ke Warga

Subang16 menit lalu
Lewat Gerakan Pangan Murah, Bulog Subang Bantu Masyarakat Penuhi Kebutuhan Pokok

Lewat Gerakan Pangan Murah, Bulog Subang Bantu Masyarakat Penuhi Kebutuhan Pokok

Subang18 menit lalu
Bupati Purwakarta Om Zein Tekankan Pemenuhan Syarat dalam Pembangunan Rumah Ibadah

Bupati Purwakarta Om Zein Tekankan Pemenuhan Syarat dalam Pembangunan Rumah Ibadah

Headline22 menit lalu
Klasemen ASEAN Club Championship: Persib Bandung Langsung Tempel Johor Darul Ta’zim Usai Comeback Dramatis

Klasemen ASEAN Club Championship: Persib Bandung Langsung Tempel Johor Darul Ta’zim Usai Comeback Dramatis

Olahraga25 menit lalu
Retribusi Parkir di Subang Baru Rp496 Juta, Target 2026 Sebesar Rp1,5 Miliar

Retribusi Parkir di Subang Baru Rp496 Juta, Target 2026 Sebesar Rp1,5 Miliar

Headline42 menit lalu
Pemerintah Wacanakan Gaji ASN Melalui Koperasi dan Dana Pensiun, Ini Catatan Ekonom

Pemerintah Wacanakan Gaji ASN Melalui Koperasi dan Dana Pensiun, Ini Catatan Ekonom

Nasional47 menit lalu