Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kronologi Kejadian Prajurit TNI Keroyok Relawan Ganjar-Mahfud di Boyolali

N
Nisa Atiatul M MEditor: Yusup Suparman
|06:07 WIB
Bagikan:
Kronologi Kejadian Prajurit TNI Keroyok Relawan Ganjar-Mahfud di Boyolali
Seorang prajurit TNI keroyok relawan Ganjar-Mahfud, hal tersebut diungkap oleh KOdam IV/Diponogoro. (Dok Istimewa)

PASUNDAN EKSPRES - Seorang prajurit TNI keroyok relawan Ganjar-Mahfud, hal tersebut diungkap oleh KOdam IV/Diponogoro. 

Aksi pengeroyokan tersebut terjadi di Boyolali, Jawa Tengah. Kejadian tersebut terjadi karna kesalah pahaman. 

"Informasi sementara yang diterima bahwa peristiwa tersebut terjadi secara spontanitas karena adanya kesalahpahaman di antara kedua belah pihak," kata Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Inf Richard Harison

Richard menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi pada siang tadi di depan Markas Kompi B Yonif Raider 408/Sbh, yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan, Boyolali.

Menurutnya, sekitar pukul 11.19 WIB, beberapa anggota Kompi B sedang bermain voli ketika tiba-tiba mereka mendengar suara bising dari sekelompok sepeda motor dengan knalpot yang mengeluarkan suara brong. 

Pengendara sepeda motor tersebut terlihat bermain-main dengan gasnya saat mereka melintasi Jalan Perintis Kemerdekaan, Boyolali.

"Seketika itu beberapa anggota yang sedang bermain bola voli tersebut keluar gerbang dan saat itu dilihatnya rombongan pengendara sepeda motor kenalpot brong sudah berlalu melintas di depan Markas Kompi B," ucap Richard.

"Beberapa saat kemudian, melintas lagi dua orang pengendara sepeda motor (knalpot brong) yang sedang memain-mainkan gas sepeda motornya, lalu dihentikan dan ditegur oleh anggota selanjutnya terjadi cekcok mulut hingga berujung terjadinya tindak penganiayaan oleh oknum anggota," tambahnya.

Richard mengatakan bahwa anggota TNI awalnya hanya memberikan teguran kepada kedua orang tersebut agar mereka mengikuti aturan lalu lintas dengan tidak menggoyang-goyangkan gas pada sepeda motor mereka yang memiliki knalpot berbunyi brong. 

Tindakan ini dilakukan karena suara yang dihasilkan oleh knalpot tersebut sangat bising dan mengganggu orang-orang di sekitar jalan.

Sebagai akibat dari kejadian tersebut, Panglima Kodam IV/Diponegoro telah menginstruksikan Danyonif Raider 408/Sbh dan Denpom IV/4 Surakarta untuk melaksanakan proses hukum sesuai dengan prosedur yang berlaku. 

Menurut Richard, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memberikan bantuan dalam proses pengobatan terhadap para korban yang saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

"Komitmen pimpinan TNI/TNI AD untuk menegakkan aturan hukum yang berlaku. Oleh karenanya, siapa pun nanti oknum anggota yang terbukti bersalah dalam kasus penganiayaan tersebut, tentu akan diambil langkah dan tindakan sesuai prosedur hukum secara profesional dan proporsional," ujar Richard.

Penyelidikan terkait kasus tersebut masih sedang dilakukan oleh Denpom Surakarta. Saat ini, Denpom Surakarta tengah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa anggota yang diduga mengetahui peristiwa yang terjadi.

Berita Terbaru

Cerita Sopir Angkot: Mengais Rezeki dari Setiap Liter Bensin

Cerita Sopir Angkot: Mengais Rezeki dari Setiap Liter Bensin

Subang2 jam lalu
DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline6 jam lalu
Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Headline6 jam lalu
Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Headline6 jam lalu
ADVERTISEMENT
Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Headline6 jam lalu
Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle8 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle10 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle11 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle12 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional12 jam lalu