Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Menteri Keamanan Nasional Israel Ancam Mundur jika Kesepakatan Gencatan Senjata Disetujui

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:32 WIB
Bagikan:
Menteri Keamanan Nasional Israel Ancam Mundur jika Kesepakatan Gencatan Senjata Disetujui
Menteri Keamanan Nasional Israel Ancam Mundur jika Kesepakatan Gencatan Senjata Disetujui (Image From: France 24)

PASUNDAN EKSPRES - Menteri Keamanan Nasional Israel ancam mundur. Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, mengancam akan mengundurkan diri dari pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu jika kabinet menyetujui kesepakatan gencatan senjata di Gaza.

Dalam pernyataan tegas yang disampaikan pada Kamis, Ben-Gvir menyebut kesepakatan tersebut sebagai langkah yang ceroboh dan bertentangan dengan kepentingan Israel.

Menteri Keamanan Nasional Israel Ancam Mundur

Dilansir dari Arab News, dalam pernyataan yang disiarkan di televisi, Ben-Gvir mengatakan, “Kesepakatan yang sedang dirancang ini adalah kesepakatan ceroboh. Kesepakatan ini akan menghapus semua pencapaian perang dengan membebaskan ratusan militan Palestina dan menarik pasukan dari wilayah strategis di Gaza, tanpa berhasil mengalahkan Hamas.”

Ia menegaskan bahwa jika kesepakatan tersebut disetujui dan dilaksanakan, partainya, Jewish Power, akan menyerahkan surat pengunduran diri kepada perdana menteri.

Meski demikian, pengunduran diri Ben-Gvir tidak akan menyebabkan jatuhnya pemerintahan Netanyahu, karena partainya hanya memegang sebagian kecil kursi di parlemen.

Kesepakatan gencatan senjata yang mencakup penghentian perang sementara selama enam minggu, serta pembebasan sandera Israel dan Palestina, telah memecah belah koalisi pemerintahan Netanyahu. 

Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, yang berasal dari partai Zionisme Religius, juga mengkritik kesepakatan tersebut dengan menyebutnya sebagai “bencana bagi Israel.”

Selain itu, Partai Zionisme Religius mengencam akan mundur dari pemerintah jika perang tidak dilanjutkan setelah fase pertama gencatan senjata selesai. 

Kabinet Netanyahu dijadwalkan untuk melakukan pemungutan suara terkait kesepakatan ini pada Jumat (17/1), meskipun belum ada konfirmasi resmi dari kantor perdana menteri.

Kesepakatan ini mendapat tekanan dari kelompok garis keras dalam pemerintahan, yang menginginkan agar perang terus dilanjutkan sampai Hamas sepenuhnya dikalahkan.

Sementara itu, para pendukung gencatan senjata berargumen bahwa kesepakatan ini adalah langkah penting untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama berbulan-bulan, sehingga dapat memberikan jalan bagi masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza, serta menyelamatkan para sandera yang masih ditahan.

(ipa)

Berita Terbaru

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga6 jam lalu
Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Subang6 jam lalu
Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Purwakarta6 jam lalu
Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Lifestyle7 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Subang7 jam lalu
Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Nasional8 jam lalu
Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Subang9 jam lalu
Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Nasional9 jam lalu
PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

Nasional9 jam lalu
PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

Headline9 jam lalu