Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Operasi Sejak 2024, Polda Metro Jaya Terima 171 Laporan Terkait Dugaan Penipuan WO Ayu Puspita

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|12:30 WIB
Bagikan:
Operasi Sejak 2024, Polda Metro Jaya Terima 171 Laporan Terkait Dugaan Penipuan WO Ayu Puspita
Terduga pelaku Penipuan WO Ayu Puspita

PASUNDANEKSPRES.ID - Polda Metro Jaya membuka posko pengaduan bagi para korban dugaan penipuan yang dilakukan Wedding Organizer (WO) Ayu Puspita. Hingga saat ini, total 171 laporan telah diterima oleh pihak kepolisian.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyampaikan bahwa ratusan laporan tersebut berasal dari berbagai daerah.

“Ada 171 pengaduan yang masuk,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (11/12/2025).

Kasus ini tengah diusut berdasarkan kerugian yang dialami 93 korban dengan total mencapai Rp 6,9 miliar.

“Sampai saat ini total kerugian yang dialami 93 korban Wedding Organizer by Ayu Puspita (PT Ayu Puspita Sejahtera) sebesar Rp 6.902.624.500,” kata Budi.

Polda Metro Jaya memastikan posko pengaduan akan dibuka hingga proses penyidikan tuntas.

Dalam perkara ini, polisi telah menetapkan lima tersangka berinisial A, D, B, H, dan R. Seluruhnya kini ditahan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno Sukahar, menjelaskan bahwa modus penipuan Ayu Puspita dilakukan melalui penawaran promo jasa pernikahan dengan harga murah kepada calon pengantin.

“Promo itu menjadi salah satu modus yang dilakukan tersangka. Menawarkan harga lebih murah, tetapi kenyataannya tidak terlaksana,” tuturnya, Selasa (9/12).

Ayu Puspita diduga telah menjalankan praktik penipuan sejak 2024 dan terus melanjutkan aksinya hingga tahun ini.

Polisi masih mendalami peran masing-masing tersangka dalam kasus yang merugikan banyak calon pengantin tersebut.

Berita Terbaru

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional11 menit lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline33 menit lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang51 menit lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline1 jam lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional1 jam lalu
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang1 jam lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang1 jam lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang2 jam lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional2 jam lalu