Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pandangan Para Petinggi Partai Pengisi Parlemen Atas Pengunduran Diri Pimpinan IKN

K
Khoirul AnsoriEditor: Khoirul Ansori
|11:01 WIB
Bagikan:
Pandangan Para Petinggi Partai Pengisi Parlemen Atas Pengunduran Diri Pimpinan IKN
Pandangan Para Pentinggi Partai Pengisi Parlemen Atas Pengunduran Diri Pimpinan IKN

PASUNDAN EKSPRES - Mundurnya Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe dari jabatan mereka sebagai Ketua dan Wakil Ketua Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara telah memicu reaksi dari berbagai politikus. Para politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memberikan pandangan mereka tentang dampak pengunduran diri ini terhadap proyek besar pemerintah tersebut.

Kritikan PKS 

Politikus PKS, Suryadi Jaya, menyatakan keprihatinannya atas mundurnya Bambang dan Dhony. Menurutnya, pengunduran diri ini merupakan pukulan telak bagi Otorita IKN. Suryadi menyebut bahwa keduanya memiliki peran krusial dalam pengembangan IKN. 

“Kami memandang pengunduran diri kedua pucuk pimpinan OIKN ini akan menjadi pukulan berat bagi OIKN secara organisasi,” kata Suryadi melalui keterangan tertulis, Senin (3/6). Ia menambahkan bahwa baik Bambang maupun Dhony memiliki pengalaman luas di bidang tata kota, dengan Bambang yang pernah menjabat sebagai Deputi Menteri Koordinator Perekonomian dan Dhony sebagai pimpinan perusahaan pengembang swasta.

Suryadi juga mengungkapkan bahwa perkembangan IKN Nusantara masih jauh dari target, baik secara fisik maupun finansial. Ia mencatat bahwa investasi yang masuk ke IKN baru mencapai Rp 47,5 triliun, sementara target hingga akhir tahun ini adalah Rp 100 triliun.

Kritikan PDIP

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menilai mundurnya Bambang dan Dhony sebagai bukti bahwa perencanaan pembangunan IKN tidak matang. “Itu bagian dari suatu perencanaan yang tidak matang. Dan ini sangat disesalkan karena 17 Agustus tidak lama lagi,” ujar Hasto di Depok.

Hasto mengkritik percepatan pembangunan yang dilakukan pemerintah tanpa mempertimbangkan aspek-aspek penting secara matang. Ia menyoroti bahwa proyek sebesar IKN memerlukan perencanaan yang mendetail, terutama terkait dengan struktur tanah yang tidak stabil dan hukum-hukum adat yang harus diperhatikan.

Menurut Hasto, kondisi proyek IKN saat ini merupakan konsekuensi dari perencanaan yang terburu-buru dan kurang matang, yang menciptakan beban kerja besar dan akhirnya menyebabkan pengunduran diri pimpinan.

Kritikan PKB

Politikus PKB, Daniel Johan, menyoroti tingginya target yang diberikan pemerintah untuk proyek IKN Nusantara. “Siapa pun kepala Otorita IKN pasti akan gemetar kakinya karena begitu tinggi targetnya,” kata Daniel di kompleks parlemen Senayan, Jakarta 3 juni 2024.

Daniel menyatakan bahwa Otorita IKN menghadapi banyak masalah, termasuk protes masyarakat adat dan tuntutan yang besar dari berbagai pihak. Ia juga menyoroti target untuk mempersiapkan rangkaian acara peringatan HUT Kemerdekaan RI di Istana Negara baru pada 17 Agustus mendatang, yang dianggapnya tidak realistis.

“Target itu mungkin bisa dipenuhi jika hanya untuk sekadar upacara, tapi sulit untuk memenuhi target kepindahan aparatur sipil negara (ASN) dan kesiapan IKN sebagai ibu kota pada 17 Agustus 2024,” kata Daniel.

Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, mengumumkan bahwa Keputusan Presiden tentang Pemberhentian Dengan Hormat Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe telah diterbitkan. Namun, Pratikno mengaku tidak mengetahui alasan spesifik dari pengunduran diri tersebut. “Kalau namanya mundur di surat enggak disebutkan, tentu saja kami enggak tahu juga,” ujarnya.

Penunjukan Pengganti Sementara

Sebagai pengganti sementara, Presiden Jokowi menunjuk Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Wakil Menteri ATR BPN Raja Juli Antono. Penunjukan ini diharapkan dapat menjaga kelangsungan proyek IKN, meski berbagai tantangan masih membayangi.

Para pengamat dan politikus berharap pemerintah tidak hanya fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur untuk perayaan HUT RI, tetapi juga menyelesaikan masalah-masalah mendasar lainnya yang mempengaruhi kelangsungan proyek besar ini.

Berita Terbaru

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Subang51 menit lalu
Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Opini59 menit lalu
Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Jawa Barat3 jam lalu
Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Headline3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Headline4 jam lalu
Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional5 jam lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline6 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga6 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline6 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline6 jam lalu