Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pemerintah Pastikan MBG Tetap Berjalan Selama Puasa dengan Menu yang Tahan Lama

P
Paramitha AuliaEditor: Heru Ramdani
|11:15 WIB
Bagikan:
Pemerintah Pastikan MBG Tetap Berjalan Selama Puasa dengan Menu yang Tahan Lama
Sekolah MIN 20 Jakarta melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (13/10/2025) (Image From: Kemenag DKI Jakarta - Kementerian Agama)

PASUNDANEKSPRES.ID - Pemerintah menegaskan komitmennya untuk tetap menjamin pemenuhan gizi masyarakat selama bulan Ramadhan 2026 melalui keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Alih-alih menghentikan atau mengurangi layanan, negara justru memilih pendekatan adaptif dengan menyesuaikan mekanisme distribusi, menu, dan waktu pemberian makanan agar selaras dengan praktik ibadah puasa.

Langkah ini mencerminkan upaya pemerintah dalam memastikan bahwa hak atas gizi tetap terpenuhi tanpa mengabaikan aspek keagamaan dan kebiasaan masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa meskipun Ramadhan identik dengan perubahan pola makan, pelajar tetap bersekolah dan tetap membutuhkan asupan gizi yang memadai.

Dalam praktiknya, pemerintah menyesuaikan jenis makanan yang diberikan kepada penerima manfaat Muslim yang menjalankan puasa.

Menu MBG tidak lagi disajikan dalam bentuk makanan siap santap seperti hari biasa, melainkan makanan kering dan tahan lama yang dapat dikonsumsi saat waktu berbuka. Penyesuaian ini dinilai lebih relevan dan tidak mubazir, sekaligus menjaga kualitas makanan.

"Kami tadi sudah memutuskan, pelaksanaan MBG pada bulan Ramadhan tetap berjalan, karena anak sekolah masuk, diberikan makanannya yang kering, untuk yang muslim, yang berpuasa, dikasih makanan yang kering," tungkas Zulhas di Kantor Kemenko Bidang Pangan, dikutip Kompas.com (2/2). 

Pendekatan serupa juga diterapkan secara kontekstual di lingkungan pondok pesantren. Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa untuk santri yang tinggal di pesantren, distribusi MBG digeser ke sore hari mendekati waktu berbuka puasa.

Skema ini dinilai lebih efektif karena penerima manfaat berada di satu lokasi dan dapat langsung mengonsumsi makanan secara normal.

Sementara itu, untuk sekolah umum yang berada di wilayah dengan mayoritas penduduk Muslim, pembagian MBG tetap dilakukan pada jam sekolah. Namun, makanan tersebut dibawa pulang oleh siswa untuk dikonsumsi saat berbuka.

Pemerintah memastikan bahwa menu yang disiapkan telah disesuaikan, seperti kurma, telur rebus atau telur asin, buah, susu, dan abon.

Melalui penyesuaian mekanisme ini, pemerintah ingin memastikan bahwa program MBG tetap inklusif dan adil bagi seluruh penerima manfaat.

Perubahan bukan dimaknai sebagai pengurangan layanan, melainkan sebagai bentuk respons kebijakan yang lebih sensitif terhadap kebutuhan masyarakat.

(ipa)

Berita Terbaru

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

Olahraga3 jam lalu
Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Subang5 jam lalu
Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Subang5 jam lalu
Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Subang5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Subang5 jam lalu
PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional6 jam lalu
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional8 jam lalu
Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle8 jam lalu
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta8 jam lalu
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat8 jam lalu