Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pengusaha Nasional Komit Dukung Program Prabowo untuk Pengentasan Kemiskinan

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|13:40 WIB
Bagikan:
Pengusaha Nasional Komit Dukung Program Prabowo untuk Pengentasan Kemiskinan
Audiensi Prabowo dengan pengusaha nasional bahas dukungan program pengentasan kemiskinan.

PASUNDANEKSPRES.ID - Audiensi Presiden RI Prabowo Subianto dengan para pengusaha nasional di Hambalang menjadi momentum penting yang tidak hanya membahas strategi dan arah kebijakan ekonomi makro, tetapi juga menyoroti agenda sosial pemerintah yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat luas.

Dalam suasana diskusi yang berlangsung hangat dan konstruktif, pertemuan tersebut mencerminkan kesamaan visi antara pemerintah dan dunia usaha dalam membangun Indonesia yang lebih mandiri, kuat, dan berkeadilan.

Para pengusaha yang hadir menyampaikan komitmen tegas untuk mendukung berbagai kebijakan pemerintahan Prabowo yang berpihak pada kepentingan bangsa dan rakyat.

Mereka menilai stabilitas kebijakan, kepastian hukum, serta arah pembangunan yang jelas menjadi faktor penting dalam menciptakan iklim usaha yang sehat sekaligus produktif. Dukungan tersebut tidak hanya diwujudkan dalam bentuk investasi, tetapi juga partisipasi aktif dalam program-program strategis pemerintah.

Dalam pertemuan tersebut, salah satu fokus utama pembahasan adalah upaya pengentasan kemiskinan yang masih menjadi tantangan besar nasional.

Presiden Prabowo menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan fiskal, industrialisasi, dan program sosial agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat di lapisan bawah.

Selain itu, peningkatan kualitas gizi masyarakat juga menjadi perhatian serius, mengingat sumber daya manusia yang sehat merupakan fondasi utama bagi kemajuan bangsa di masa depan.

Penguatan sektor pendidikan turut menjadi agenda strategis yang dibahas secara mendalam. Pemerintah mendorong keterlibatan dunia usaha dalam mendukung pendidikan vokasi, riset, dan pengembangan teknologi agar tercipta tenaga kerja yang kompeten serta siap bersaing di tingkat global.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan industri nasional tidak boleh semata-mata berorientasi pada pertumbuhan angka ekonomi, tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan, dan pemerataan kesejahteraan.

Para pengusaha menyatakan kesiapan mereka untuk berperan aktif dalam pembangunan industri strategis yang berorientasi pada kepentingan nasional, termasuk sektor hilirisasi sumber daya alam, ketahanan pangan, energi, dan pertahanan.

Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat transformasi ekonomi Indonesia dari berbasis komoditas mentah menuju industri bernilai tambah tinggi, sekaligus memperkuat daya tahan ekonomi domestik di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian.

Pemerintah menilai kolaborasi erat dengan dunia usaha menjadi kunci dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya tinggi, tetapi juga merata dan berkeadilan.

Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect) yang luas, mulai dari terbukanya lapangan kerja baru, meningkatnya produktivitas nasional, hingga tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di berbagai daerah. Dengan demikian, pembangunan tidak terpusat di wilayah tertentu saja, melainkan tersebar secara inklusif di seluruh Indonesia.

Audiensi di Hambalang ini sekaligus menegaskan arah kebijakan pemerintahan Prabowo yang mengedepankan kerja sama lintas sektor sebagai fondasi pembangunan nasional ke depan.

Pemerintah dan dunia usaha dipandang sebagai mitra strategis yang saling melengkapi dalam mewujudkan visi Indonesia yang berdaulat secara ekonomi, mandiri dalam industri, serta sejahtera bagi seluruh rakyatnya.

Berita Terbaru

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang5 menit lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional25 menit lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline29 menit lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional42 menit lalu
ADVERTISEMENT
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang46 menit lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang50 menit lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang1 jam lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional1 jam lalu
Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Headline1 jam lalu
Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Purwakarta1 jam lalu