Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

PM Otoritas Palestina "Resign" dalam Buntut Kegagalan Perdamaian Konflik dengan Israel

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|06:00 WIB
Bagikan:
PM Otoritas Palestina "Resign" dalam Buntut Kegagalan Perdamaian Konflik dengan Israel
Mohammad Shtayyeh, Perdana Menteri Otoritas Palestina

PASUNDAN EKSPRES - Mohammad Shtayyeh, Perdana Menteri Otoritas Palestina mengajukan pengunduran diri bersama dengan pemerintahannya pada Senin, 26 Februari 2024.

Langkah mengejutkan ini diambil setelah menerima kritikan dari Amerika Serikat (AS) serta dari warga Palestina sendiri.

Dalam unggahan di Facebook, Shtayyeh menyampaikan pengunduran dirinya kepada Presiden Mahmoud Abbas pada Selasa sebelumnya, dan secara resmi mengajukan pengunduran diri secara tertulis pada hari yang sama.

"Saya ingin memberitahu dewan yang terhormat dan tokoh-tokoh kami bahwa saya menyerahkan pengunduran diri pemerintah kepada Tuan Presiden (Mahmoud Abbas), Selasa lalu, dan saya menyampaikannya secara terlulis," ungkap Shtayyeh pada posting-an Facebook-nya seperti yang dikutip dari CNN Internasional.

BACA JUGA:Israel Setuju Hentikan Serangan Militer selama Ramadan, Kata Joe Biden

BACA JUGA:Bantuan Dijatuhkan dari Pesawat di Gaza, Ratusan Warga Sambut dengan Senang

Otoritas Palestina (PA)

Otoritas Palestina (PA) didirikan pada pertengahan 1990-an sebagai pemerintahan sementara, menyusul Perjanjian Oslo antara Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dan Israel.

PA beroperasi dari Ramallah, Tepi Barat, dan memiliki otonomi dalam beberapa wilayah di sana dan didominasi oleh partai politik Fatah memegang kendali Gaza hingga tahun 2007, ketika Hamas memenangkan pemilihan legislatif.

Konflik antara Israel dan Hamas, yang menguasai Gaza, telah menyulitkan upaya PA untuk memulihkan kendali di wilayah tersebut.

Kegagalan PM Otoritas Palestina dalam Upaya Perdamaian Konflik 

Meskipun AS mendukung PA sebagai mitra dalam upaya mencapai perdamaian antara Israel dan Palestina, mereka juga menyerukan reformasi dalam struktur dan tata kelola PA.

BACA JUGA:Dubai Bangun Piramida Ziggurat, Dengan Arsitektur Megah dan Futuristik

BACA JUGA:Israel Ratakan Perbatasan Gaza untuk Bangun Zona Penyangga

Namun, Shtayyeh menyatakan ketidakseriusan AS dalam menyelesaikan konflik tersebut.

Selain kritikan dari luar, PA juga menghadapi ketidakterpopuleran di antara warga Palestina, yang merasa pemerintahan tersebut gagal memberikan keamanan di Tepi Barat, terutama dalam menghadapi serangan Israel.

Survei pada bulan Desember menunjukkan bahwa lebih dari 60% warga Palestina mendukung pembubaran PA, sementara 92% responden di Tepi Barat menginginkan pengunduran diri Presiden Abbas, yang telah menjabat sejak 2005. (pm)

Berita Terbaru

Bukan Sekadar Jalan-Jalan, Ini Tempat Wisata untuk Investor di Subang

Bukan Sekadar Jalan-Jalan, Ini Tempat Wisata untuk Investor di Subang

Jawa Barat8 menit lalu
Polres Subang Amankan 36 Barang Bukti Pelanggaran Lalu Lintas

Polres Subang Amankan 36 Barang Bukti Pelanggaran Lalu Lintas

Headline1 jam lalu
Rekomendasi Wisata untuk Tamu Perusahaan di Subang

Rekomendasi Wisata untuk Tamu Perusahaan di Subang

Lifestyle2 jam lalu
Film Indonesia yang Tayang di Netflix September 2026, Ada Sekawan Limo 2

Film Indonesia yang Tayang di Netflix September 2026, Ada Sekawan Limo 2

Lifestyle3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Lifestyle4 jam lalu
Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline15 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle16 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang17 jam lalu
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional18 jam lalu
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional19 jam lalu