Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Putin Tolak Gencatan Senjata dengan Ukraina, tapi Setujui Usulan ini

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|13:23 WIB
Bagikan:
Putin Tolak Gencatan Senjata dengan Ukraina, tapi Setujui Usulan ini
Putin Tolak Gencatan Senjata dengan Ukraina, tapi Setujui Usulan ini (Image From: The Hindu)

PASUNDAN EKSPRES - Presiden Rusia Vladimir Putin telah menyetujui usulan mengenai penghentian sementara serangan terhadap fasilitas energi Ukraina setelah berbicara dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Selasa (18/3).

Namun, Putin menolak usulan gencatan senjata penuh selama 30 hari. Ukraina menyatakan dukungannya terhadap kesepakatan tersebut, yang berarti kedua negara akan menahan diri untuk tidak menyerang infrastruktur energi satu sama lain selama sekitar satu bulan. 

Pembicaraan Gencatan Senjata 

Gedung Putih mengumumkan bahwa pembicaraan mengenai gencatan senjata maritim di Laut Hitam serta gencatan senjata yang lebih luas dan perjanjian damai permanen akan segera dimulai.

Negosiasi ini merupakan tindak lanjut dari percakapan panjang antara Trump dan Putin pada hari yang sama.

Namun, masih belum jelas apakah Ukraina akan dilibatkan dalam pembicaraan tersebut. Utusan Trump, Steve Witkoff, menyatakan bahwa diskusi akan berlangsung di Jeddah, Arab Saudi, pada Minggu mendatang.

"Kita telah mencapai kesepakatan dalam dua aspek—gencatan senjata pada infrastruktur energi dan moratorium serangan di Laut Hitam. Saya yakin jaraknya sudah semakin dekat menuju gencatan senjata penuh," kata Witkoff dalam acara Hannity di Fox News.

Penghentian Serangan menjadi Peluang Ukraina

Setelah berbicara dengan Trump, Putin memerintahkan militernya untuk menghentikan serangan terhadap fasilitas energi Ukraina.

Namun, Kremlin mengungkapkan bahwa Putin khawatir penghentian serangan sementara ini akan memberikan kesempatan bagi Ukraina untuk memperkuat pasukannya.

Selain itu, Putin kembali menegaskan bahwa resolusi konflik harus mencakup penghentian semua bantuan militer dan intelijen kepada Ukraina.

Namun, Trump dalam wawancaranya dengan Fox News mengatakan bahwa bantuan AS untuk Ukraina tidak dibahas dalam pembicaraan mereka.

Serangan masih Diluncurkan Rusia ke Ukraina

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengonfirmasi bahwa negaranya akan mendukung usulan penghentian serangan terhadap infrastruktur energi selama 30 hari.

Namun, ia menegaskan bahwa Rusia masih meluncurkan lebih dari 40 serangan drone ke Ukraina, termasuk menghantam sebuah rumah sakit di Sumy dan beberapa wilayah lain seperti Kyiv.

Sejak invasi skala penuh Rusia ke Ukraina pada 2022, Kyiv terus melakukan serangan drone dan rudal ke wilayah Rusia, termasuk ke fasilitas energi.

Moskow mengklaim bahwa serangan tersebut adalah tindakan teroris. Serangan ini juga membantu Ukraina memberikan tekanan ekonomi terhadap Rusia.

Maria Snegovaya, seorang peneliti di Center for Strategic and International Studies (CSIS), menyatakan bahwa gencatan senjata yang hanya berfokus pada infrastruktur energi berpotensi menguntungkan Rusia.

Sementara itu, Ukraina sebelumnya menyatakan kesiapannya untuk menerima gencatan senjata penuh selama 30 hari.

Pejabat AS percaya bahwa langkah ini dapat membuka peluang untuk negosiasi yang lebih luas guna mengakhiri perang terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II. Konflik ini telah menewaskan ratusan ribu orang, membuat jutaan orang mengungsi, dan menghancurkan banyak kota.

(ipa)

Berita Terbaru

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle7 jam lalu
Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Bandung Barat8 jam lalu
Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Subang8 jam lalu
Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Subang8 jam lalu
ADVERTISEMENT
BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

Subang9 jam lalu
Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Subang9 jam lalu
Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Karawang9 jam lalu
Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Subang9 jam lalu
Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Karawang9 jam lalu
SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

Subang9 jam lalu