Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Sejarah Patung Liberty, Simbol Kebebasan dan Persahabatan yang Belum Diketahui Oleh Banyak Orang

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|20:00 WIB
Bagikan:
Sejarah Patung Liberty, Simbol Kebebasan dan Persahabatan yang Belum Diketahui Oleh Banyak Orang
Sejarah Patung Liberty foto Ist.

PASUNDAN EKSPRES - Patung Liberty, menjulang tinggi di Pelabuhan New York, adalah salah satu monumen paling ikonik di dunia. Patung ini sering dianggap sebagai simbol kebebasan Amerika Serikat dan mewakili nilai-nilai demokrasi dan harapan bagi jutaan orang di seluruh dunia.

Sejarah Singkat Patung Liberty

-Desain dan Konstruksi: Patung ini dirancang oleh pematung Perancis Frédéric Auguste Bartholdi dan strukturnya direkayasa oleh Gustave Eiffel, yang terkenal dengan Menara Eiffel. Patung ini merupakan hadiah dari Perancis kepada Amerika Serikat untuk memperingati seratus tahun kemerdekaan Amerika dan sebagai pengingat persahabatan kedua negara selama Revolusi Amerika.

BACA JUGA:Jadwal Timnas U23 Indonesia Hadapi Korea Selatan di Perempat Final Piala Asia U23 2024!

-Simbolisme: Patung Liberty, secara resmi berjudul Liberty Enlightening the World, menggambarkan seorang wanita yang mengenakan mahkota tujuh sinar, melambangkan tujuh lautan dan tujuh benua. Di tangan kanannya, dia memegang obor, yang melambangkan pencerahan dan kebebasan. Di tangan kirinya, dia memegang sebuah tablet yang bertuliskan tanggal kemerdekaan Amerika Serikat, 4 Juli 1776.

-Pemberian dan Peresmian: Patung Liberty selesai pada tahun 1886 dan diresmikan pada tanggal 28 Oktober 1886. Sejak saat itu, patung ini menjadi simbol selamat datang bagi para imigran yang datang ke Amerika Serikat untuk mencari kehidupan yang lebih baik.

BACA JUGA:Prediksi Ketat Timnas U23 Indonesia vs Korea Selatan di Perebutan Tiket Olimpiade 2024

Fakta Menarik

-Patung Liberty terbuat dari tembaga dan tingginya mencapai 93 meter (305 kaki) dari tanah ke ujung obor.

-Mahkota patung memiliki 25 jendela yang mewakili permata dan batu mulia dari seluruh dunia.

-Patung Liberty telah direnovasi beberapa kali, termasuk perbaikan besar pada tahun 1936 dan 1986.

-Patung Liberty ditutup untuk umum selama 16 bulan setelah serangan 9/11, namun dibuka kembali pada tahun 2002.

BACA JUGA:Bagas Garuda Muda Siap Hadapi Korea Selatan di 8 Besar Piala Asia U-23 2024

Patung Liberty lebih dari sekadar monumen indah; patung ini merupakan pengingat akan nilai-nilai kemerdekaan, demokrasi, dan harapan. Patung ini terus menginspirasi orang-orang di seluruh dunia untuk memperjuangkan kebebasan dan keadilan.

Berita Terbaru

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline43 menit lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline1 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle1 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle2 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle3 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat4 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional12 jam lalu