Semangat Indonesia Incorporated, Prabowo Ajak Pengusaha Perkuat Daya Saing Nasional

PASUNDANEKSPRES.ID - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan pentingnya menghidupkan kembali dan memperkuat semangat Indonesia Incorporated dalam audiensi bersama para pengusaha nasional yang digelar di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor.
Dalam forum strategis tersebut, Presiden menekankan bahwa konsep Indonesia Incorporated bukan sekadar slogan, melainkan sebuah paradigma besar yang menempatkan pemerintah dan dunia usaha sebagai satu kesatuan visi dalam membangun kekuatan ekonomi nasional.
Menurutnya, sinergi yang solid dan berkelanjutan antara negara dan sektor swasta menjadi fondasi utama dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang semakin kompetitif dan penuh ketidakpastian.
Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih empat jam itu berlangsung dalam suasana dialog terbuka dan konstruktif. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyoroti pentingnya kerja sama yang konkret dan terukur untuk memperkuat struktur ekonomi nasional, mulai dari sektor hulu hingga hilir.
Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar, tetapi harus mampu menjadi produsen yang tangguh dengan daya saing tinggi.
Oleh karena itu, kolaborasi strategis antara pemerintah sebagai regulator dan fasilitator dengan pelaku usaha sebagai motor penggerak ekonomi dinilai sangat krusial.
Presiden juga menekankan bahwa sektor swasta memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja yang luas dan berkualitas, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Dalam pandangannya, dunia usaha tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat.
Ia mengajak para pengusaha nasional untuk bersama-sama membangun ekosistem industri yang kuat, berdaya saing global, serta mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian domestik.
Pengembangan sektor-sektor strategis dan sektor riil menjadi salah satu fokus utama dalam pembahasan tersebut. Presiden menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi yang dikejar pemerintah harus berdampak langsung dan nyata bagi masyarakat luas.
Hal ini mencakup penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), peningkatan produktivitas nasional, hilirisasi industri, serta optimalisasi potensi sumber daya alam yang dikelola secara berkelanjutan.
Ia juga menyoroti pentingnya inovasi, penguasaan teknologi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai kunci untuk mempercepat transformasi ekonomi nasional.
Selain itu, Prabowo mengingatkan bahwa tantangan global seperti gejolak geopolitik, perubahan rantai pasok dunia, hingga fluktuasi ekonomi internasional harus dihadapi dengan soliditas internal yang kuat.
Menurutnya, semangat Indonesia Incorporated akan memperkokoh posisi Indonesia dalam percaturan ekonomi global, karena seluruh elemen bangsa bergerak dalam satu arah dan tujuan yang sama.
Para pengusaha yang hadir dalam audiensi tersebut menyambut baik ajakan Presiden. Mereka menyatakan kesiapan untuk berkontribusi aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan ekonomi berkelanjutan, penciptaan lapangan kerja, peningkatan investasi, serta pemerataan kesejahteraan.
Komitmen ini dinilai sebagai sinyal positif bahwa dunia usaha siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
Audiensi ini pun dinilai sebagai langkah awal yang penting dalam membangun komunikasi yang lebih intensif dan terstruktur antara pemerintah dan pelaku usaha nasional.
Melalui dialog yang berkelanjutan dan kolaborasi yang erat, diharapkan fondasi ekonomi Indonesia semakin kokoh, adaptif terhadap perubahan global, serta mampu mewujudkan cita-cita pembangunan nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan.
