Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tegang di Selat Hormuz, Dua Kapal Minyak Sudah Berlayar Lagi, Pertamina Utamakan Keselamatan Kru

R
Rian AlfianEditor: Dobi Maulana
|10:24 WIB
Bagikan:
Tegang di Selat Hormuz, Dua Kapal Minyak Sudah Berlayar Lagi, Pertamina Utamakan Keselamatan Kru
Tegang di Selat Hormuz, Dua Kapal Minyak Sudah Berlayar Lagi, Pertamina Utamakan Keselamatan Kru - Youtube Kompas.com

PASUNDANEKSPRES.ID - Situasi pengiriman minyak di kawasan Selat Hormuz sempat menjadi perhatian setelah beberapa kapal kargo minyak tertahan di wilayah tersebut. Namun, dua kapal kini dilaporkan sudah kembali melanjutkan operasinya.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menyampaikan bahwa dua dari empat kapal yang sebelumnya tertahan kini telah kembali berlayar. Kapal tersebut adalah Paragon dan Rinjani.

Ia menjelaskan, kedua kapal tersebut tidak membawa pasokan minyak untuk kebutuhan Indonesia karena termasuk pengiriman untuk pasar noncaptive. Salah satu kapal sedang menuju Kenya, sementara kapal lainnya berlayar menuju India.

“Dua kapal dari PIS yaitu Paragon dan Rinjani sudah melanjutkan operasionalnya. Kapal tersebut bukan untuk kebutuhan Pertamina, melainkan untuk pasar noncaptive,” jelas Simon.

Sementara itu, dua kapal lainnya milik Pertamina yaitu Pride dan Gamsunoro masih berada di kawasan Teluk dekat Selat Hormuz. Pertamina terus memantau kondisi di wilayah tersebut sambil memastikan keselamatan seluruh awak kapal.

Simon menegaskan bahwa keselamatan kru dan keamanan muatan menjadi prioritas utama perusahaan. Untuk itu, Pertamina terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia serta instansi terkait lainnya.

Selain memastikan kondisi kru kapal, Pertamina juga melakukan langkah antisipasi untuk menjaga pasokan energi di dalam negeri. Salah satunya dengan melakukan diversifikasi sumber pasokan minyak agar tidak terlalu bergantung pada wilayah Timur Tengah.

Dengan langkah tersebut, Pertamina berharap distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia tetap aman meskipun situasi di Selat Hormuz masih menjadi perhatian dunia.

Berita Terbaru

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Subang28 menit lalu
Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Opini36 menit lalu
Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Jawa Barat2 jam lalu
Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Headline3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Headline3 jam lalu
Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional4 jam lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline5 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga5 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline6 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline6 jam lalu