Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Telah Dipastikan KBRI Tidak Ada WNI di Kecelakaan Pesawat Japan Airlines

N
Nisa Atiatul M MEditor: Yusup Suparman
|11:09 WIB
Bagikan:
Telah Dipastikan KBRI Tidak Ada WNI di Kecelakaan Pesawat Japan Airlines
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo telah memastikan tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI yang berada di kecelakaan pesawat di Haneda. (Dok Istimewa)

PASUNDAN EKSPRES - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo telah memastikan tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI yang berada di kecelakaan pesawat di Haneda. 

Informasi tersebut diperoles setelah berkoordinasi dengan maskapai JAL, otoritas Bandara Hanedadan Haneda dan Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata (MLIT) Jepang.

Heri Akhmadi sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang menjelaskan pihaknya telah mendapatkan informasi bahwa tidak adanya korban jiwa dari WNI. 

"KBRI Tokyo juga mendapatkan informasi tidak ada WNI yang mengalami hambatan penerbangan di Bandara Haneda,"kata Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang, Heri Akhmadi.

Pada Selasa (2/1/2023) sekitar pukul 17.55 waktu setempat, pesawat AirBus A350 dari penerbangan JAL yang berangkat dari New Chitose Sapporo mengalami kebakaran setelah mendarat di Bandara Haneda.

Sebelum pesawat tersebut terbakar, Japan Airlien bertabrakan dengan pesawat JCG. 

Dalam pesawat JAL terdapat 379 penumpang berserta kru dan tidak ditemukan korban jiwa. Namun 14 diantaranya mengalami luka ringan serta tidak enak badan atas peristiwa tersebut. 

Sedangkan 5 dari 6 awak pesawat JCG meninggal dunia, dan satu pilot mengami luka yang cukup parah. 

Dilansir dari Reuters, seorang pejabat kementerian menyatakan dalam konferensi pers, pesawat JAL berusaha mendarat secara normal ketika bertabrakan dengan pesawat patroli maritim Dash-8 buatan Bombardier milik Penjaga Pantai di landasan pacu.

Tidak ada laporan mengenai mesin atau masalah lain pada pesawat tersebut sebelum pendaratan.

Pesawat Penjaga Pantai rupanya akan menuju Niigata di pantai barat Jepang untuk mengirimkan bantuan kepada mereka yang terjebak dalam gempa bumi besar di prefektur Ishikawa pada awal tahun ini.

Salah satu kemungkinan insiden adalah ada miskomunikasi ketika pertukaran komunikasi dengan pengawas penerbangan.

Adapun kejadian ini masih terus diselidiki oleh pihak terkait.

Berita Terbaru

Update Timeline Program Maganghub Batch 3 Angkatan II 2026, Jangan Sampai Ketinggalan!

Update Timeline Program Maganghub Batch 3 Angkatan II 2026, Jangan Sampai Ketinggalan!

Nasional1 jam lalu
TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

Nasional2 jam lalu
FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

Lifestyle2 jam lalu
Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Lifestyle3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Olahraga3 jam lalu
5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

Lifestyle4 jam lalu
Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Subang4 jam lalu
PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

Nasional4 jam lalu
Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Nasional5 jam lalu
Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Subang5 jam lalu