Tragedi Depan Sekolah: Mobil ASN Hantam Kerumunan di Pandeglang, 1 Tewas dan 8 Terluka

PASUNDANEKSPRES.ID - Tragedi depan sekolah kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di depan SDN Sukaratu 5, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (30/4/2026). Sebuah mobil pribadi yang dikemudikan seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) bernama Ahmad Mursidi menabrak kerumunan warga dan pelajar di sekitar lokasi sekolah.
Tragedi Depan Sekolah
Akibat insiden tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara delapan orang lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Para korban terdiri dari enam siswa, satu pedagang, dan satu warga yang berprofesi sebagai pemasar.
Kasat Lantas Polres Pandeglang, Surya Muhammad, mengonfirmasi jumlah korban dalam peristiwa tersebut. “Untuk sampai saat ini, korban meninggal dunia satu orang. Kemudian delapan orang lainnya masih dirawat di rumah sakit,” ujarnya, seperti dikutip dari Antara.
Ia juga membenarkan bahwa pengemudi kendaraan merupakan seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang tengah mengendarai mobil pribadi saat kejadian berlangsung. Saat ini, yang bersangkutan masih dalam proses pemeriksaan oleh penyidik Satuan Lalu Lintas Polres Pandeglang.
“Untuk pekerjaannya, pengemudi adalah pegawai negeri sipil. Saat ini masih dimintai keterangan oleh penyidik,” kata Surya.
Pihak kepolisian turut menanggapi dugaan yang berkembang di masyarakat terkait kondisi kesehatan pengemudi saat mengemudi. Dugaan tersebut mencuat setelah adanya laporan bahwa pelaku menggunakan selang oksigen saat berada di dalam kendaraan.
“Berdasarkan pengamatan awal mungkin sakit. Namun untuk memastikan apakah yang bersangkutan dalam kondisi sakit atau tidak, akan dibuktikan melalui pemeriksaan medis. Kami tidak bisa menyimpulkan tanpa bukti kedokteran,” jelasnya.
Lebih lanjut, Surya menyampaikan duka cita mendalam atas insiden yang menimpa para pelajar dan warga di sekitar lokasi kejadian. Ia berharap korban yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik, sementara korban luka dapat segera pulih.
“Kami mengucapkan turut berbelasungkawa. Semoga amal ibadah korban diterima, dan korban yang dirawat segera diberikan kesembuhan,” ucapnya.
Hingga kini, Unit Laka Lantas Polres Pandeglang masih terus melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengumpulan keterangan dari sejumlah saksi tengah dilakukan guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.
Polisi juga tidak menutup kemungkinan adanya faktor kelalaian maupun kondisi kesehatan yang menjadi pemicu insiden ini.
