Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Usai Sebut Tak Semencekam di Medsos, Kepala BNPB Minta Maaf Ngaku Tak Mengira Besarnya Dampak Banjir Sumatera

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|13:01 WIB
Bagikan:
Usai Sebut Tak Semencekam di Medsos, Kepala BNPB Minta Maaf Ngaku Tak Mengira Besarnya Dampak Banjir Sumatera
Kepala BNPB Minta Maaf

PASUNDANEKSPRES.ID - Akhirnya Kepala BNPB minta maaf, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, menyampaikan permohonan maaf karena sebelumnya meremehkan besarnya dampak banjir yang melanda wilayah Sumatera.

Permintaan maaf itu ia sampaikan saat meninjau lokasi terdampak banjir di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Minggu (30/11/2025).

“Nah, Tapsel ini saya surprise begitu ya. Saya tidak mengira sebesar ini. Saya mohon maaf, Pak Bupati,” ujar Suharyanto dalam pernyataannya yang dikutip dari siaran Kompas TV.

Dalam kunjungannya ke Kecamatan Batangtoru, Suharyanto didampingi Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu.

Ia memastikan bahwa upaya penanganan pascabencana, termasuk pemenuhan kebutuhan logistik bagi warga terdampak, terus dilakukan.

“Bukan berarti kami tidak peduli,” tegasnya.

Pernyataan Sebelumnya Terkait Situasi Banjir

Pada Jumat (28/11/2025), Suharyanto sempat menanggapi informasi yang beredar di media sosial mengenai kondisi banjir di Sumatera.

Ia mengatakan bahwa situasi di lapangan tidak sepenuhnya seperti yang tampak di internet.

“Memang kemarin kelihatannya mencekam karena berseliweran di media sosial. Tetapi begitu kami tiba langsung di lokasi, banyak daerah yang sudah tidak hujan. Yang paling serius memang Tapanuli Tengah, tetapi wilayah lain relatif membaik,” ujarnya dalam konferensi pers.

Suharyanto menjelaskan bahwa banjir serta longsor yang terjadi di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh masih berada pada kategori bencana tingkat provinsi sehingga belum perlu dinaikkan menjadi status bencana nasional.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa pemerintah pusat tetap memberikan dukungan penuh.

Bantuan dikirim melalui BNPB, TNI, Polri, serta sejumlah kementerian dan lembaga.

“Karena statusnya tingkat provinsi, pemerintah pusat memberikan dukungan maksimal. Presiden mengerahkan bantuan besar-besaran, TNI mengirim alutsista dalam jumlah besar, dan BNPB menggerakkan seluruh kekuatan yang ada,” kata Suharyanto.

Berita Terbaru

Pemecatan Tidak Terhormat Bupati Gowa Berujung SK, Pansus Ungkap 3 Persoalan

Pemecatan Tidak Terhormat Bupati Gowa Berujung SK, Pansus Ungkap 3 Persoalan

Nasional3 menit lalu
Disdikbud Subang Gelar Lomba Seren Tampi Adat Sunda Antar Siswa SMP Sederajat, Ini Cara Daftarnya

Disdikbud Subang Gelar Lomba Seren Tampi Adat Sunda Antar Siswa SMP Sederajat, Ini Cara Daftarnya

Subang12 menit lalu
Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah Terus Digencarkan, Raja Juli Tegaskan Pemerintah Tak Lepas Tangan

Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah Terus Digencarkan, Raja Juli Tegaskan Pemerintah Tak Lepas Tangan

Nasional17 menit lalu
Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria

Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria

Nasional33 menit lalu
ADVERTISEMENT
Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga

Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga

Nasional39 menit lalu
Wamen Ossy Dermawan Tinjau Langsung Kebakaran Kantah Karawang, Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Layanan

Wamen Ossy Dermawan Tinjau Langsung Kebakaran Kantah Karawang, Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Layanan

Karawang41 menit lalu
Syahrini Gelar Konser di Jakarta pada Desember 2026, Harga Tiket Rp 35 Juta Bikin Syok

Syahrini Gelar Konser di Jakarta pada Desember 2026, Harga Tiket Rp 35 Juta Bikin Syok

Lifestyle56 menit lalu
Malaysia Tagih Tanggung Jawab Indonesia atas Kabut Asap Karhutla Kalimantan

Malaysia Tagih Tanggung Jawab Indonesia atas Kabut Asap Karhutla Kalimantan

Nasional1 jam lalu
Kenaikan UMP 2027 Dituntut 7,5–9,5 Persen, Ini Jadwal Penetapannya

Kenaikan UMP 2027 Dituntut 7,5–9,5 Persen, Ini Jadwal Penetapannya

Nasional1 jam lalu
Gus Ipul Bocorkan Calon Penerima HP Gratis Pemerintah, Ini Syaratnya

Gus Ipul Bocorkan Calon Penerima HP Gratis Pemerintah, Ini Syaratnya

Nasional1 jam lalu