Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Buka Musrenbangnas 2024, Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Sinkronisasi Program Pembangunan

N
Nanda YuanitaEditor: Nanda Yuanita
|11:57 WIB
Bagikan:
Buka Musrenbangnas 2024, Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Sinkronisasi Program Pembangunan
Buka Musrenbangnas 2024, Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Sinkronisasi Program Pembangunan (dok.instagram/jokowi)

PASUNDAN EKSPRES - Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya sinkronisasi dan koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan program-program pembangunan. 

Hal tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2024, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada Senin, 6 Mei 2024.

BACA JUGA:Dikunjungi Presiden Jokowi, Dirut PLN Paparkan Kesiapan Ekosistem Kendaraan Listrik di Booth PLN di PEVS 2024

“Kita telah memiliki rencana pembangunan jangka menengah dan masuk ke tahunan kita masing-masing juga telah memiliki rencana kerja pemerintah atau RKP. Tetapi yang belum adalah sinkron atau tidak dengan rencana besar yang kita miliki, ini yang belum. Oleh sebab itu, sinkronisasi itu menjadi kunci,” ucap Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi menekankan pentingnya memastikan rencana pembangunan pusat dan daerah berjalan beriringan. 

BACA JUGA:Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Kesiapan SDM Kesehatan dalam Memanfaatkan Bonus Demografi

Dalam upayanya untuk memberikan contoh konkret, Presiden menyebutkan tentang pembangunan infrastruktur yang tidak sinkron antara pembangunan bendungan dan irigasi.

“Membangun pelabuhan, pelabuhan dibangun oleh Kementerian Perhubungan, tapi jalan mestinya di daerah jalan menuju ke pelabuhannya meskipun hanya pendek mungkin hanya 5 km, 4 km, tidak dikerjakan. Ini yang namanya tidak sinkron, tidak seirama,” ujarnya.

BACA JUGA:Momen Presiden Jokowi Bersua dengan Warga Lombok di Epicentrum Mall

Selain itu, Presiden Jokowi juga menyoroti tantangan global yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan sejumlah negara yang menghadapi ancaman resesi. 

Presiden menegaskan perlunya kehati-hatian dalam pengelolaan fiskal dan memperhatikan skala prioritas.

BACA JUGA:Presiden Jokowi Terima Kunjungan PM Singapura di Istana Bogor

“Kehati-hatian kita dalam mengelola fiskal, mengelola anggaran betul-betul harus prudent, betul-betul harus hati-hati jangan sampai ada uang serupiah pun meleset dari rencana yang sudah kita buat, dan betul-betul memperhatikan skala prioritas,” tegasnya.

Selanjutnya, Kepala Negara pun menyoroti pentingnya memastikan bahwa program pembangunan memiliki orientasi hasil yang jelas dan manfaat ekonomi yang terlihat. Presiden menekankan bahwa program tersebut harus tepat sasaran dan strategis.

BACA JUGA:Presiden Jokowi Terima Kunjungan Kehormatan Menlu Singapura

“Artinya APBD, APBN itu betul-betul manfaatnya kelihatan, karena tepat sasaran. Jangan sampai ada saya lihat anggaran untuk stunting, diberikan ke puskesmas jadinya pagar puskesmas, ada, jangan bilang enggak ada, ada. Enggak ada hubungannya stunting sama pagar,”

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan tersebut antara lain Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Pj. Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

(nym) 

Berita Terbaru

HUT Partai Golkar ke-62, Momentum Perkuat Kaderisasi Muda dan Kembalikan Ruh Partai

HUT Partai Golkar ke-62, Momentum Perkuat Kaderisasi Muda dan Kembalikan Ruh Partai

Purwakarta1 menit lalu
SD PIT Bhaskara Subang Buka SPMB 2027–2028, Gelombang 1 Beragam Fasilitas

SD PIT Bhaskara Subang Buka SPMB 2027–2028, Gelombang 1 Beragam Fasilitas

Subang4 menit lalu
BPBD Subang Catat 119 Kebakaran Hutan dan Lahan, 355 Hektare Terbakar hingga Oktober 2026

BPBD Subang Catat 119 Kebakaran Hutan dan Lahan, 355 Hektare Terbakar hingga Oktober 2026

Subang8 menit lalu
Data Pertanahan di BPN Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan

Data Pertanahan di BPN Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan

Headline9 menit lalu
ADVERTISEMENT
Kecamatan Blanakan Hadirkan Inovasi LECIR, Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Kecamatan Blanakan Hadirkan Inovasi LECIR, Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Riset dan Inovasi15 menit lalu
Miris! Warga Cilacap Rela Jalan 3 Km demi Air Bersih, Antre sampai Malam

Miris! Warga Cilacap Rela Jalan 3 Km demi Air Bersih, Antre sampai Malam

Nasional16 menit lalu
Subang Mega Mall dan Trade Center Segera Dibangun, Nasib Pedagang Lokal Jadi Sorotan

Subang Mega Mall dan Trade Center Segera Dibangun, Nasib Pedagang Lokal Jadi Sorotan

Subang17 menit lalu
Guru PAI pada Jenjang TK di Subang Masih Terbatas

Guru PAI pada Jenjang TK di Subang Masih Terbatas

Headline29 menit lalu
Prakiraan cuaca Kabupaten Subang 20–29 Oktober 2026, Sejumlah Kecamatan Berpotensi Hujan Ringan

Prakiraan cuaca Kabupaten Subang 20–29 Oktober 2026, Sejumlah Kecamatan Berpotensi Hujan Ringan

Subang31 menit lalu
Daftar Negara Eropa yang Alami Kerusuhan Akibat Krisis Ekonomi

Daftar Negara Eropa yang Alami Kerusuhan Akibat Krisis Ekonomi

Nasional36 menit lalu