Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Disdikbud Subang Wujudkan Sekolah Tanpa Kekerasan Lewat MPLS

H
HubaEditor: Huba
|08:41 WIB
Bagikan:
Disdikbud Subang Wujudkan Sekolah Tanpa Kekerasan Lewat MPLS
MENINJAU: Kepala Disdikbud Subang, Tatang Komara meninjau pelaksanaan MPLS di SMPN 1 Sagalaherang, Senin (15/7).MUHAMMAD FAISHAL/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Subang berupaya mewujudkan sekolah tanpa kekerasan lewat kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

MPLS adalah kegiatan pertama bagi peserta didik baru di sekolah untuk pengenalan program, tata kelola, sarana dan prasarana sekolah, cara belajar, penanaman konsep pengenalan diri, dan pembinaan awal kultur Sekolah. 

Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 16 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru bahwa dalam MPLS perlu dilakukan kegiatan yang bersifat edukatif dan kreatif untuk mewujudkan sekolah sebagai tempat belajar yang aman, ramah anak dan nyaman bagi peserta didik. 

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Disdikbud Subang Tatang Komara mengatakan, Disdikbud Subang beserta setiap satuan pendidikan telah menerima panduan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan (PPKSP) sebagai bentuk implementasi upaya preventif kekerasan. 

"Kami telah disediakan panduan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tentang sosialisasi PPKSP pada saat pelaksanaan MPLS. Di dalamnya terdapat implementasi pencegahan kekerasan sebagai mandat Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023," ucapnya. 

Ia mengatakan, panduan tersebut apat diimplementasikan dengan tujuan untuk mewujudkan lingkungan belajar yang inklusif, berkebhinekaan, dan aman bagi semua. 

Di dalam panduan tersebut ada beberapa kegiatan bentuk implementasi pencegahan kekerasan bagi peserta didik. 

Para peserta didik akan diperkenalkan dengan 6 bentuk kekerasan yang mungkin terjadi di satuan pendidikan seperti kekerasan fisik, kekerasan psikis, perundungan, kekerasan seksual, diskriminasi dan intoleransi, serta kebijakan yang mengandung kekerasan. 

Materi tersebut diperkenalkan lewat tayangan video, paparan serta diskusi bersama guru yang bisa berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait. 

Kemudian, para peserta didik akan diajak untuk memasang poster mengenai bentuk-bentuk kekerasan di sekolah dan melalukan deklarasi anti kekerasan dengan berbagai bentuk kegiatan, seperti melakukan tanda tangan bersama di atas spanduk, kertas, ataupun media lainnya sebagai wujud kesepakatan bersama tentang sikap anti kekerasan. 

Selanjutnya bentuk deklarasi kegiatan tersebut akan diunggah di berbagai media sosial sebagai bentuk kampanye anti kekerasan. MPLS sendiri laksanakan milai dari tanggal 15 Juli sampai dengan 18 Juli.(fsh/ysp)

Berita Terbaru

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle8 menit lalu
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta25 menit lalu
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat40 menit lalu
Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle1 jam lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga1 jam lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional2 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta3 jam lalu
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta3 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional4 jam lalu