KDM Siapkan Jaminan Pendidikan bagi 1.000 Anak Jabar untuk Kuliah di ITB

PASUNDANEKSPRES.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, tengah merancang program bantuan pendidikan yang ditujukan bagi 1.000 anak dari keluarga kurang mampu di wilayah Jawa Barat.
Melalui program tersebut, pemerintah provinsi berencana memberikan kesempatan kepada ribuan anak untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Bantuan ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan tinggi, khususnya bagi anak-anak yang memiliki keterbatasan ekonomi tetapi mempunyai kesempatan untuk melanjutkan pendidikan.
Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM mengatakan, jaminan pendidikan bagi anak-anak merupakan salah satu upaya penting untuk mencegah keluarga terjerat dalam lingkaran kemiskinan.
Menurutnya, persoalan biaya pendidikan kerap menjadi beban tersendiri bagi orangtua, terutama mereka yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.
Tidak sedikit orangtua yang harus mengorbankan harta benda atau menjual aset berharga demi memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anaknya.
Oleh karena itu, melalui dukungan bantuan pendidikan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, KDM berharap para orangtua tidak lagi dibebani persoalan biaya ketika anak-anak mereka ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Dengan adanya program tersebut, kebutuhan pendidikan anak diharapkan dapat terpenuhi tanpa harus membuat keluarga kehilangan aset yang dimiliki untuk membiayai sekolah maupun kuliah.
Rencana program bantuan pendidikan itu disampaikan KDM saat menghadiri kegiatan FinExpo 2026 yang berlangsung di Trans Studio Mall (TSM) Bandung, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat tema "Inklusi Keuangan Cerdas Menuju Indonesia Emas" dan menjadi salah satu kesempatan bagi KDM untuk menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat Jawa Barat.
Selain memberikan bantuan kepada 1.000 anak dari keluarga kurang mampu untuk menempuh pendidikan di ITB, program tersebut juga dirancang untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemberian beasiswa pendidikan lanjutan.
Pemprov Jabar berencana memberikan beasiswa kepada 10 lulusan terbaik program sarjana (S1) ITB agar dapat meneruskan pendidikan ke jenjang magister (S2).
Tidak berhenti sampai di situ, pemerintah juga menyiapkan bantuan pendidikan bagi 10 lulusan terbaik jenjang magister (S2) untuk melanjutkan studi ke tingkat doktoral (S3).
Dengan demikian, program ini tidak hanya berfokus pada perluasan kesempatan kuliah bagi masyarakat kurang mampu, tetapi juga mendorong lahirnya sumber daya manusia unggul yang memiliki kompetensi akademik dan keahlian sesuai kebutuhan pembangunan daerah.
Terkait bidang studi yang akan menjadi prioritas penerima beasiswa, KDM menegaskan bahwa jurusan yang dipilih harus memiliki keterkaitan dengan kebutuhan pembangunan di Jawa Barat.
"Jurusannya (penerima beasiswa) yang memiliki relevansi dengan pertumbuhan dan teknokrasi pembangunan di Jabar," ujar KDM.
