Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kunker Hari Ketiga, Presiden Jokowi Akan Tinjau Pasar dan Sekolah di Kabupaten Alor

N
Nanda YuanitaEditor: Nanda Yuanita
|11:03 WIB
Bagikan:
Kunker Hari Ketiga, Presiden Jokowi Akan Tinjau Pasar dan Sekolah di Kabupaten Alor
Kunker Hari Ketiga, Presiden Jokowi Akan Tinjau Pasar dan Sekolah di Kabupaten Alor (dok.YouTube/Sekretariat Presiden)

PASUNDAN EKSPRES - Presiden Joko Widodo melanjutkan kegiatan kunjungan kerja hari ketiga di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis, 3 Oktober 2024, dengan berkunjung ke Kabupaten Alor. 

Kepala Negara bertolak dari Bandara Lede Kalumbang, Kabupaten Sumba Barat Daya, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan RJ-85 sekitar pukul 08.00 WITA.

BACA JUGA:Resmikan 7 PLBN Terpadu, Presiden Jokowi Tegaskan Perbatasan Sebagai Wajah Indonesia

Setibanya di Bandar Udara Mali, Kabupaten Alor, Presiden Jokowi akan langsung menuju Pasar Rakyat LIPA Kalabahi, untuk meninjau harga dan ketersediaan sejumlah bahan pokok. Setelahnya, Presiden juga akan berkunjung ke SMK Negeri 1 Kalabahi untuk meninjau fasilitas pendidikan dan kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.

“Usai peninjauan, Presiden Jokowi dan rombongan akan kembali ke Jakarta,” ujar Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana dalam keterangan tertulisnya.

BACA JUGA:Presiden Jokowi Tinjau Penyaluran Beras di Gudang Bulog Kampung Baru, Sumba Barat

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan kali ini adalah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Pj Gubernur NTT Andriko Noto Susanto, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Muhammad Zamroni, dan Kapolda NTT Irjen Daniel Tahi Monang Silitonga.

Sementara itu, tampak melepas keberangkatan Presiden Jokowi di Bandara Lede Kalumbang, Kabupaten Sumba Barat Daya, adalah Pj Bupati Sumba Barat Daya Yohanes Oktovianus, Dandim 1629/SBD Letkol Czi Novik Kurniawan, Kapolres Sumba Barat Daya AKBP Sigit Harimbawan, serta Danlanal Pulau Rote Letkol Laut (P) Andrik Irwanto.

Sumber: presidenri.go.id

Berita Terbaru

BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

Subang11 menit lalu
Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Subang16 menit lalu
Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Karawang16 menit lalu
Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Karawang23 menit lalu
ADVERTISEMENT
SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

Subang26 menit lalu
Polres Purwakarta Ungkap Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi, Berhasil Amankan 1.110 Liter

Polres Purwakarta Ungkap Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi, Berhasil Amankan 1.110 Liter

Purwakarta34 menit lalu
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Sekda Purwakarta Fokus Perkuat Tata Kelola RSUD Bayu Asih

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Sekda Purwakarta Fokus Perkuat Tata Kelola RSUD Bayu Asih

Purwakarta35 menit lalu
Disdik Purwakarta Pastikan Kebijakan Pendidikan Berdampak bagi Peserta Didik

Disdik Purwakarta Pastikan Kebijakan Pendidikan Berdampak bagi Peserta Didik

Purwakarta43 menit lalu
Banyak Dapur Tak Penuhi Standar dan Pengadaan Tidak Masuk Akal, BGN Sisir Dana Rp414 M dari Rekening Virtual

Banyak Dapur Tak Penuhi Standar dan Pengadaan Tidak Masuk Akal, BGN Sisir Dana Rp414 M dari Rekening Virtual

Nasional50 menit lalu
Evaluasi 100 Hari Kepala BGN: Ungkap Dugaan Korupsi, Ratusan Yayasan Perantara Potong Biaya Produksi

Evaluasi 100 Hari Kepala BGN: Ungkap Dugaan Korupsi, Ratusan Yayasan Perantara Potong Biaya Produksi

Nasional58 menit lalu