Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Nvidia Kehilangan Rp 8.800 Triliun, Tapi Tetap Tenang

F
Fahrizal Abdul MEditor: Fahrizal Abdul M
|23:29 WIB
Bagikan:
Nvidia Kehilangan Rp 8.800 Triliun, Tapi Tetap Tenang
Nvidia kehilangan USD 540 miliar atau sekitar Rp 8.867 triliun. (screenshot @nvidia.com)

PasundanEkspres - Pekan lalu, Nvidia menjadi perusahaan paling berharga di dunia setelah menyalip Microsoft dan Apple. Namun, hanya beberapa hari kemudian, Nvidia tidak hanya kehilangan predikat tersebut tetapi juga mengalami penurunan valuasi lebih dari USD 540 miliar atau sekitar Rp 8.867 triliun.

Jika hal ini terjadi pada akhir Januari 2023, Nvidia mungkin sudah mengalami kebangkrutan. Pasalnya, saat itu valuasi perusahaan yang didirikan oleh Jensen Huang ini tidak mencapai USD 500 miliar.

Kini, pada Juni 2024, kehilangan valuasi lebih dari setengah triliun dolar mungkin tidak terlalu mengganggu Nvidia karena kapitalisasi pasarnya saat ini masih sebesar USD 2,9 triliun.

Lonjakan performa Nvidia didorong oleh tren kecerdasan buatan (AI). Sepanjang tahun ini saja valuasi Nvidia naik lebih dari 145%. Jadi, penurunan sebesar 13% dalam beberapa hari terakhir tidak terlalu terasa.

Setelah sempat diambil alih oleh Nvidia selama beberapa hari, predikat perusahaan paling berharga di dunia kembali dipegang oleh Microsoft dengan valuasi USD 3,3 triliun. Apple berada di posisi kedua dengan valuasi USD 3 triliun, sedangkan Nvidia berada di posisi ketiga.

Penurunan valuasi Nvidia juga dirasakan oleh perusahaan teknologi lainnya yang berkaitan dengan tren chip AI. Nilai saham MediaTek turun 1,8%, sedangkan Samsung turun 0,3%, seperti dikutip dari CNBC, Rabu (26/6/2024).

ASML, raksasa peralatan produksi chip asal Belanda, juga mengalami penurunan. Mereka merupakan salah satu pemain paling penting di industri chip sebagai produsen dan penjual mesin extreme ultraviolet lithography (EUV) yang digunakan pembuat chip lainnya.

Meski begitu, Nvidia mengatakan permintaan terhadap chip AI miliknya masih tinggi. Perusahaan seperti Microsoft, Google, Amazon, Oracle, dan Meta membeli chip Nvidia senilai miliaran dolar untuk memperkuat pusat data dan layanan cloud mereka.

Nvidia juga akan mulai menjual chip AI generasi terbarunya bernama Blackwell menjelang akhir tahun ini. Sejumlah analis mengatakan kehadiran chip baru ini akan mendorong siklus pertumbuhan baru yang signifikan untuk Nvidia dan mitranya.

Berita Terbaru

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang52 menit lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat1 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang1 jam lalu
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle3 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle3 jam lalu
Dugaan Pungli Rp250 Juta Gegerkan Pondok Bambu, Siapa Sebenarnya Nur Mariyana Putri?

Dugaan Pungli Rp250 Juta Gegerkan Pondok Bambu, Siapa Sebenarnya Nur Mariyana Putri?

Nasional4 jam lalu
Rekomendasi Tempat Jual Emas Harga Tinggi di Subang, Bisa Tanpa Surat!

Rekomendasi Tempat Jual Emas Harga Tinggi di Subang, Bisa Tanpa Surat!

Lifestyle4 jam lalu
Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Lifestyle5 jam lalu
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

Nasional6 jam lalu