Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pemotongan Gaji untuk Tapera Beban Baru atau Solusi Rakyat?

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|17:51 WIB
Bagikan:
Pemotongan Gaji untuk Tapera Beban Baru atau Solusi Rakyat?
Pemotongan Gaji untuk Tapera Beban Baru atau Solusi Rakyat?

PASUNDAN EKSPRES- Pemerintah Indonesia telah mengumumkan kebijakan baru yang akan berdampak pada semua pekerja, baik di sektor swasta maupun pemerintah.

Melalui Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2024, Presiden Joko Widodo menetapkan bahwa gaji para pekerja akan dipotong sebesar 3% untuk mendanai program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

Kebijakan ini berlaku secara nasional dan mencakup berbagai kategori pekerja, termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota TNI dan Polri, serta karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Pemotongan ini bertujuan untuk mengumpulkan dana yang akan digunakan dalam program pembiayaan perumahan bagi rakyat Indonesia.

Tapera diharapkan menjadi solusi untuk membantu pekerja memiliki rumah dengan biaya yang lebih terjangkau.

Dalam skema ini, iuran yang dibayarkan oleh para pekerja akan disimpan dan dapat dimanfaatkan kembali untuk pembiayaan rumah secara sederhana.

Program ini menargetkan untuk memberikan dukungan jangka panjang bagi kesejahteraan para pekerja di Indonesia.

Pemotongan gaji sebesar 3% akan dilakukan setiap bulan dan berlaku untuk semua pekerja yang terdaftar.

Dana yang terkumpul dari pemotongan ini akan dikelola oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) dan dapat digunakan oleh pekerja untuk membeli atau membangun rumah.

Keikutsertaan dalam Tapera ini akan berakhir saat pekerja mencapai usia 58 tahun. Pada saat pensiun, peserta berhak untuk menarik kembali simpanan yang telah dipotong dari gaji mereka, dengan memenuhi syarat-syarat tertentu yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Pencairan dana Tapera setelah pensiun diharapkan dapat memberikan manfaat finansial tambahan bagi para pekerja di masa pensiun mereka.

Pemerintah memberikan tenggat waktu kepada perusahaan di Indonesia untuk mendaftarkan para pekerjanya ke dalam program Tapera paling lambat pada tahun 2027.

Perusahaan diwajibkan untuk memastikan bahwa seluruh pekerja mereka telah terdaftar dan siap mengikuti program ini.

Kebijakan baru ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan perumahan rakyat Indonesia dengan memberikan solusi pembiayaan yang terjangkau melalui pemotongan gaji.

Meskipun kebijakan ini mungkin menimbulkan beberapa kontroversi, pemerintah percaya bahwa langkah ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan pekerja di Indonesia.

Bagi para pekerja, pemahaman yang baik mengenai mekanisme Tapera dan persyaratan pencairan dana sangat penting untuk memastikan bahwa mereka dapat memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya.

Pemerintah dan perusahaan diharapkan dapat bekerja sama dalam mensosialisasikan dan mengimplementasikan kebijakan ini demi keberhasilan program Tabungan Perumahan Rakyat.

Berita Terbaru

Persib Bandung Hajar Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Kokoh di Puncak Grup E ACL 2

Persib Bandung Hajar Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Kokoh di Puncak Grup E ACL 2

Olahraga11 menit lalu
Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini11 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat12 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta12 jam lalu
ADVERTISEMENT
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang12 jam lalu
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta12 jam lalu
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang14 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline14 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline14 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline15 jam lalu