Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Rumah Sakit Hamori Subang Gratiskan Biaya Operasi Katarak

H
HubaEditor: Huba
|08:04 WIB
Bagikan:
Rumah Sakit Hamori Subang Gratiskan Biaya Operasi Katarak
OPERASI KATARAK: Rumah Sakit Hamori menggelar bakti sosial operasi mata katarak gratis, pada Kamis (23/5). MUHAMMAD FAISHAL/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Rumah Sakit Hamori menggelar bakti sosial operasi mata katarak gratis, pada Kamis (23/5). Direktur PT Hamori Medical Center, Citra Dewi menjelaskan kegiatan bakti sosial yang dilakukan oleh Rumah Sakit Hamori kali ini. 

"Alhamdulillah ini adalah bakti sosial yang kesekian kalinya dari Rumah Sakit Hamori, setelah kita melakukan bakti sosial khitanan massal, hari ini bakti sosial operasi katarak gratis," ucapnya. 

Ia mengatakan, terdapat 11 orang yang ikut dalam bakti sosial operasi katarak gratis ini. Hal tersebut merupakan bukti Rumah Sakit Hamori dalam berbakti kepada Kabupaten Subang dalam bidang kesehatan. 

"Diikuti oleh 11 orang, sebenarnya ini dalam rangka bakti kita kepada Subang," ucapnya. 

Citra Dewi mengungkapkan alasan dipilihnya pelayanan operasi katarak gratis untuk bakti sosial kali ini. 

"Kami melihat banyak sekali warga Subang yang memang mengalami masalah mata, terutama masalah katarak. Jadi mudah-mudahan warga Subang bisa sehat lagi matanya sekaligus meluncurkan alat phaco emulsifikasi baru kita," ucapnya. 

Dirinya berharap agar ke depannya Rumah Sakit Hamori terus menggelar berbagai bakti sosial lainnya untuk masyarakat Subang yang membutuhkan. 

"Ke depannya mudah-mudahan bisa lebih banyak lagi, tidak hanya khitanan massal dan operasi katarak gratis saja. Mohon doanya kepada seluruh masyarakat Subang kita bisa bakti sosial yang lainnya," ucapnya. 

Ia mengatakan, dalam waktu dekat Rumah Sakit Hamori juga akan mempersiapkan CSR dengan berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan. 

"Kita juga sedang memproses CSR BPJS, Insya Allah di bulan ini kita ada kerja sama dengan BPJS untuk membiayai BPJS warga Jabong dan sekitarnya sebanyak 50 orang," ucapnya. 

Manager Pelayanan Medis Hamori dr. Arfan Bagja Nugraha menjelaskan tentang teknik yang digunakan untuk operasi katarak tersebut. 

"Dengan menggunakan teknik phaco emulsifikasi. Jadi nanti pasien dengan penyakit katarak dengan lensa yang sudah buram nanti akan dilakukan tindakan operasi. Lensa tersebut akan diganti dengan lensa buatan yang membuat penglehiatan pasien lebih jelas," ucapnya.(fsh/ysp) 

Berita Terbaru

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle18 menit lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional31 menit lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional33 menit lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle35 menit lalu
ADVERTISEMENT
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional45 menit lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline1 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang1 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional1 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline1 jam lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional2 jam lalu