Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Total Kerugian Negara dari Korupsi Timah Mencapai Rp271 T, Dibagikan ke Warga Subang 1 Orang Dapat Rp165 Juta

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|19:45 WIB
Bagikan:
Total Kerugian Negara dari Korupsi Timah Mencapai Rp271 T, Dibagikan ke Warga Subang 1 Orang Dapat Rp165 Juta
Foto ilustrasi uang screenshot via Freepik/MolasIslamic

PASUNDAN EKSPRES - Baru-baru ini kasus korupsi tata niaga komoditas timah yang menyeret nama pesohor Helena Lim dan suami Sandra Dewi, Harvey Moeis terus jadi perbincangan hangat publik.

Selain nilainya fantastis mencapai ratusan triliun rupiah, kasus korupsi ini juga dinobatkan sebagai kasus korupsi terbesar yang pernah terungkap di Indonesia.

Kejaksaan Agung mengungkap kerugian negara Rp271 Triliun, jumlah ini jika dibagikan ke seluruh warga Subang dari Ciater hingga Ujung Legonkulon, maka satu orang akan kebagian Rp165 juta.

Itu jika mengacu pada data Disdukcapil Kabupaten Subang tahun 2023, yang mencatat jumlah penduduk sebanyak 1.636.233.

Kasus korupsi tata niaga komoditas timah itu juga kembali mengingatkan pada statmen Mahfud MD beberapa waktu silam.

Dalam pidatonya dia mengutip pertyataan Mantan Ketua PPATK Abraham Samad, singkatnya dika kasus korupsi pertambangan ini bisa diberantas, maka setiap WNI (Warga Negara Indonesia) bisa kebagian Rp20 Juta per orang.

"Dia mengatakan begini, 'Kalau saja di dunia pertambangan ini kita bisa menghapus celah korupsi maka setiap kepala orang Indonesia itu, setiap bulan akan mendapat uang Rp 20 juta'. Setiap itu, anak kecil, Rp 20 juta setiap bulan, gratis dari negara," tandasnya. 

Bagaimana? Fantasitis bukan? Helena Lim, yang disebut sebagai crazy rich dari PIK, dan Harvey Moeis suami dari pesohor RI Sandra Dewi resmi menjadi tersangka atas tindak pidana korupsi tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk (TINS) tahun 2015 s/d 2022. Ia kini ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Tim Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) menaikkan status 1 orang saksi menjadi tersangka yakni HLN atau Helena Lim selaku Manager PT QSE pada Selasa (26/3/2024).

Berita Terbaru

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline2 jam lalu
Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Headline2 jam lalu
Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Headline3 jam lalu
Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Headline3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle5 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle6 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle7 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle8 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional8 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle9 jam lalu