Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

AFC Beri Hukuman Besar untuk Persib Bandung, Imbas Kericuhan Laga Kontra Ratchaburi

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|12:34 WIB
Bagikan:
AFC Beri Hukuman Besar untuk Persib Bandung, Imbas Kericuhan Laga Kontra Ratchaburi
PERSIB - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak turun tangan menenangkan langsung bobotoh yang merangsek masuk ke area lapangan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2/2026) malam

PASUNDANEKSPRES.ID - Persib Bandung menerima hukuman berat dari Asian Football Confederation menyusul kericuhan yang terjadi saat dan setelah pertandingan babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026 melawan Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 18 Februari 2026.

Hukuman Besar untuk Persib Bandung

Maung Bandung dijatuhi denda sebesar USD 200 ribu atau sekitar Rp3,5 miliar. Selain itu, Persib juga mendapat hukuman menggelar dua pertandingan kandang tanpa penonton di kompetisi antarklub Asia.

Sanksi tersebut diputuskan Komite Disiplin dan Etik AFC dalam rapat yang digelar pada Rabu (13/5/2026). Hukuman diberikan setelah AFC menilai Persib melanggar sejumlah pasal dalam Kode Disiplin dan Etika AFC serta Regulasi Keselamatan dan Keamanan AFC.

Dalam keputusan resmi AFC disebutkan bahwa Persib melanggar Pasal 65.1 dan 64.1 dari Kode Disiplin dan Etika AFC. Selain itu, klub asal Bandung tersebut juga dinilai melanggar Pasal 35 Regulasi Keselamatan dan Keamanan AFC.

“Persib Bandung diperintahkan untuk membayar total denda sebesar USD 200.000 yang harus dilunasi dalam waktu 30 hari sejak keputusan ini disampaikan,” tulis AFC dalam putusannya.

Tak hanya hukuman finansial, AFC juga menjatuhkan sanksi penutupan stadion penuh untuk dua laga kandang berikutnya di kompetisi klub pria AFC yang digelar di Indonesia.

Namun, AFC memberikan penangguhan untuk hukuman pertandingan kedua. Penangguhan berlaku selama masa percobaan dua tahun. Jika dalam periode tersebut terjadi pelanggaran serupa, maka hukuman tambahan otomatis diberlakukan.

Kericuhan yang memicu sanksi ini terjadi saat Persib menjamu Ratchaburi FC di GBLA. Dalam pertandingan itu, Persib memang menang 1-0 melalui penampilan solid sepanjang laga. Meski demikian, hasil tersebut belum cukup membawa Persib lolos ke babak berikutnya karena kalah agregat 1-3.

Pada babak kedua pertandingan, sejumlah penonton di Tribune Selatan beberapa kali menyalakan suar dan kembang api. Situasi semakin memanas setelah laga usai ketika beberapa oknum suporter masuk ke dalam lapangan.

AFC menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap aspek keamanan pertandingan internasional. Selain invasi lapangan, terdapat pula aksi pemanjatan pagar pembatas tribune, pelemparan benda, hingga penyalaan petasan.

Manajemen Persib sebelumnya sudah mengambil langkah tegas setelah insiden tersebut. Klub langsung menutup sementara Tribune Selatan serta area VIP Barat Selatan sektor D dan E mulai laga melawan Persita Tangerang pada 22 Februari 2026 di ajang Super League 2025-2026.

Dalam pernyataan resminya, Persib menegaskan bahwa langkah itu dilakukan sebagai upaya antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Sebagai langkah antisipatif agar kejadian serupa tidak terulang, kami memutuskan untuk menutup sementara Tribune Selatan serta VIP Barat Selatan sektor D dan E,” tulis pernyataan resmi klub saat itu.

Insiden di laga kontra Ratchaburi menjadi perhatian besar karena pertandingan berlangsung di level Asia. Persib menilai perilaku sejumlah oknum suporter tidak hanya merugikan klub, tetapi juga mencoreng nama Bandung dan Indonesia di mata sepak bola internasional.

Berita Terbaru

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Headline8 menit lalu
Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline27 menit lalu
Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle1 jam lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional2 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional2 jam lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle2 jam lalu
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional2 jam lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline2 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang3 jam lalu