Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Bursa Transfer Liga 1 2024, Perubahan Posisi Pelatih Memanas! Ini Daftar Pelatih yang Telah dipecat

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|11:24 WIB
Bagikan:
Bursa Transfer Liga 1 2024, Perubahan Posisi Pelatih Memanas! Ini Daftar Pelatih yang Telah dipecat
Empat pelatih dari PSBS Biak, Semen Padang, Persis Solo, dan PSS Sleman jadi sorotan karena meraih hasil minor. (Instagram/@psbsofficial/@semenpadangfcid/@persisofficial/@pssleman)

PASUNDAN EKSPRES - Bursa transfer Liga 1 2024 kembali memanas, terutama pada posisi pelatih, setelah PSS Sleman resmi mengistirahatkan Wagner Lopes dari jabatan pelatih kepala. Pergantian ini dilakukan untuk memperbaiki performa PSS Sleman setelah menjalani tujuh pertandingan di musim ini yang dianggap tidak memuaskan.

Presiden Direktur PT PSS Sleman, Gusti Randa, mengonfirmasi langkah ini pada 10 Oktober 2024, dengan menyebut bahwa keputusan ini diambil demi mengubah nasib tim di kompetisi. "Kami sudah memutuskan untuk menunjuk pelatih kepala yang baru," ujarnya.

Meskipun demikian, Wagner Lopes tetap menjadi bagian dari manajemen PSS Sleman, dengan tugas baru yang lebih fokus pada pengembangan akademi klub.

Sementara itu, perhatian publik juga tertuju pada masa depan Carlos Pena di Persija Jakarta. Persija baru meraih dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan dua kekalahan dari tujuh pertandingan, yang menempatkan mereka di posisi kedelapan klasemen sementara. Meski tengah disorot, manajemen Persija menyatakan akan mempertahankan Carlos Pena hingga akhir putaran pertama musim ini.

Manajer Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, juga mengisyaratkan evaluasi terhadap kinerja pemain seiring dengan perbaikan tim. "Evaluasi bukan hanya pelatih, tapi juga pemain," tegasnya.

Selain itu, kabar lain datang dari Persis Solo yang memutuskan memberhentikan Milomir Seslilja sebagai pelatih. Tim Laskar Sambernyawa kini berada di posisi 15 klasemen, dan Persis menunjuk Yogie Nugraha sebagai pelatih sementara hingga ada keputusan lebih lanjut.

Pelatih lain yang juga terkena dampak performa buruk timnya adalah Juan Esnaider dari PSBS Biak, Hendri Susilo dari Semen Padang, dan Widodo C. Putro dari Madura United, yang semuanya diberhentikan oleh klub masing-masing di bursa transfer kali ini.

Daftar pelatih yang telah dipecat di Liga 1 2024/2025

- Milomir Seslilja (Persis Solo)

- Juan Esnaider (PSBS Biak)

- Hendri Susilo (Semen Padang)

- Widodo C. Putro (Madura United)

- Wagner Lopes (PSS Sleman) 

Berita Terbaru

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle11 menit lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle59 menit lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional1 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle1 jam lalu
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional1 jam lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline1 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang2 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional2 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline2 jam lalu