Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kesempatan Persija Jakarta Salip Persib Pupus, Gol Bunuh Diri dan Dua Kartu Merah Warnai Kekalahan dari Semen Padang

R
Rian AlfianEditor: Dobi Maulana
|09:20 WIB
Bagikan:
Kesempatan Persija Jakarta Salip Persib Pupus, Gol Bunuh Diri dan Dua Kartu Merah Warnai Kekalahan dari Semen Padang
Kesempatan Persija Jakarta Salip Persib Pupus. /PERSIB

PASUNDANEKSPRES.ID - Kesempatan Persija Jakarta untuk melampaui Persib Bandung di klasemen Super League 2025/2026 harus pupus. Hasil negatif saat menghadapi Semen Padang membuat langkah Macan Kemayoran tertahan, sekaligus memicu beragam reaksi dari Jakmania maupun Bobotoh.

Sebelum laga digelar, situasi sejatinya cukup menguntungkan bagi Persija. Tim ibu kota mengoleksi 29 poin dari 13 pertandingan. Tambahan tiga poin akan membawa mereka ke angka 32, melewati Persib Bandung yang sementara menempati posisi kedua dengan 31 poin dari 14 laga.

Namun, skenario ideal tersebut gagal terwujud.

Gol Bunuh Diri Jadi Penentu

Bertanding di Stadion Haji Agus Salim, Senin (22/12/2025), Persija justru pulang dengan tangan hampa. Tuan rumah Semen Padang sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 dalam laga yang berlangsung ketat.

Petaka bagi Persija terjadi pada menit ke-83. Bek berpengalaman Timnas Indonesia, Jordi Amat, melakukan gol bunuh diri yang menjadi satu-satunya pembeda pada pertandingan tersebut. Gol itu sekaligus memupus harapan Persija mencuri poin di Padang.

Dua Kartu Merah Perburuk Keadaan

Situasi Persija kian rumit karena harus mengakhiri laga dengan sembilan pemain. Figo Dennis lebih dulu diganjar kartu merah pada menit ke-37. Petaka berlanjut saat Fabio Calonego menyusul keluar lapangan usai menerima kartu merah di masa injury time menit ke-90+6.

Bermain dengan jumlah pemain yang timpang membuat Persija kesulitan mengembangkan permainan, meski sempat mencoba mengejar ketertinggalan di sisa waktu pertandingan.

Kekalahan ini terbilang mengejutkan. Sebelum bertandang ke Padang, Persija tengah berada dalam tren positif dengan lima kemenangan beruntun. Sebaliknya, Semen Padang datang dengan catatan kurang meyakinkan, hanya satu kemenangan dari lima laga terakhir. Namun, sepak bola kembali membuktikan bahwa statistik tak selalu menentukan hasil akhir.

Jakmania Soroti Kepemimpinan Wasit

Usai pertandingan, kekecewaan Jakmania tumpah di media sosial. Kolom komentar akun Instagram resmi Persija dipenuhi kritik, terutama terkait kepemimpinan wasit.

Sejumlah suporter menilai ada keputusan kontroversial, mulai dari gol yang dianulir hingga kartu yang dianggap terlalu mudah dikeluarkan. Narasi “melawan wasit” pun ramai digaungkan sebagai luapan emosi atas hasil yang dinilai tidak adil.

Bobotoh Ikut Bereaksi

Tak hanya Jakmania, Bobotoh suporter Persib Bandung ikut meramaikan suasana. Sebagai rival klasik, sebagian Bobotoh melontarkan sindiran karena Persija gagal memanfaatkan peluang menyalip Persib di klasemen.

Meski demikian, ada pula komentar bernada netral hingga dukungan agar Persija segera bangkit dan kembali bersaing di papan atas.

Persaingan Klasemen Kian Panas

Hasil ini membuat persaingan papan atas Super League 2025/2026 semakin menarik. Persija harus menunda ambisinya menekan Persib, sementara Maung Bandung tetap aman di posisi atas.

Dengan kompetisi yang masih panjang, satu hasil buruk belum menjadi penentu akhir. Namun, tekanan jelas meningkat bagi Persija, baik kepada pemain maupun pelatih, seiring ekspektasi tinggi dari para pendukung setianya.

Berita Terbaru

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional17 menit lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle28 menit lalu
Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Headline1 jam lalu
Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle2 jam lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle3 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional3 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional3 jam lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle3 jam lalu
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional3 jam lalu