Persib Bandung Terancam Sanksi AFC Usai Insiden Suporter Masuk Lapangan Saat Lawan Ratchaburi di ACL 2

PASUNDANEKSPRES.ID - Persib Bandung berpotensi kembali menerima sanksi dari Asian Football Confederation (AFC) setelah insiden suporter masuk ke dalam lapangan usai pertandingan melawan Ratchaburi FC dalam ajang AFC Champions League Two (ACL 2), Rabu (18/2) malam.
Setelah peluit panjang laga Persib vs Ratchaburi dibunyikan, sejumlah orang dari tribun tiba-tiba turun ke lapangan. Situasi tersebut sempat membuat pemain Ratchaburi beserta ofisial pertandingan bergegas menuju ruang ganti demi alasan keamanan.
Beruntung, insiden tidak berlangsung lama. Para pemain Persib bersama petugas keamanan (steward) dengan sigap meredam situasi dan menggiring suporter kembali ke tribun sehingga kondisi stadion dapat segera dikendalikan.
Namun demikian, kejadian ini berpotensi berbuntut panjang. Sebelumnya, Persib telah lebih dulu dijatuhi sanksi denda sebesar US$30 ribu atau sekitar Rp507 juta akibat pelanggaran disiplin pada fase grup ACL 2.
Denda tersebut diberikan karena klub dinilai melanggar sejumlah ketentuan, di antaranya gagal mengendalikan perilaku penonton terkait penggunaan alat pembakar atau benda mudah terbakar, tidak memastikan jalur publik steril dari hambatan, serta lalai dalam menjalankan regulasi keselamatan dan pengamanan pertandingan.
Dalam keputusan itu, AFC merinci sanksi menjadi tiga bagian, yakni:
- US$20.000 atas pelanggaran Pasal 65 ayat (1),
- US$5.000 atas pelanggaran Pasal 35 Regulasi Keamanan dan Keselamatan AFC,
- US$5.000 atas pelanggaran Pasal 64 ayat (1) Kode Disiplin dan Etik AFC.
Dengan adanya insiden terbaru ini, bukan tidak mungkin AFC akan kembali melakukan investigasi dan menjatuhkan sanksi tambahan kepada Persib Bandung apabila ditemukan pelanggaran terhadap standar keamanan pertandingan yang telah ditetapkan.
Sumber CNN Indonesia
