Persija Jakarta Menjauh dari Persib, Mauricio Souza Ingatkan Liga Masih Panjang

PASUNDANEKSPRES.ID - Persija Jakarta semakin tertinggal dari rival abadinya, Persib Bandung, di klasemen Super League 2025/2026 setelah menelan kekalahan dari Arema FC. Meski tekanan kian besar, pelatih Macan Kemayoran Mauricio Souza menegaskan bahwa kompetisi masih panjang dan timnya tidak boleh terjebak pada situasi klasemen sementara.
Persija harus mengakui keunggulan Arema FC dengan skor 0-2 dalam laga pekan ke-20 Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (8/2/2026). Kekalahan tersebut terasa menyakitkan karena terjadi di kandang sendiri.
Dua gol Singo Edan dicetak oleh Gabriel Silva yang tampil gemilang lewat brace pada menit ke-82 dan 90+9. Gol di menit akhir sekaligus memupus harapan Persija untuk setidaknya mengamankan satu poin di hadapan pendukungnya, The Jakmania.
Hasil ini tak hanya meninggalkan kekecewaan mendalam bagi tim dan suporter, tetapi juga berdampak signifikan pada peta persaingan papan atas. Persija kini tertinggal enam poin dari Persib Bandung yang semakin kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 47 poin.
Tak berhenti di situ, Rizky Ridho dan rekan-rekan juga harus melihat Borneo FC menjauh di posisi kedua. Pesut Etam kini mengoleksi 46 poin atau unggul lima angka dari Persija, membuat persaingan menuju gelar juara kian berat.
Menanggapi kondisi timnya yang semakin tertekan, Mauricio Souza memilih bersikap tenang namun tegas. Pelatih asal Brasil itu menegaskan bahwa fokus utama Persija bukanlah terpaku pada jarak poin dengan para pesaing.
Ia meminta para pemain untuk tidak terdistraksi oleh situasi klasemen sementara dan tetap menjaga konsistensi permainan di laga-laga berikutnya. Menurutnya, Super League masih menyisakan banyak pertandingan dan peluang belum sepenuhnya tertutup.
Pesan tersebut menjadi sinyal bahwa Persija belum menyerah dalam perburuan gelar, meski tekanan dari Persib dan Borneo FC kian nyata seiring berjalannya musim
