Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Piala Dunia 2026, Sekolah di Meksiko Diliburkan dan ASN Diminta WFH

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:37 WIB
Bagikan:
Piala Dunia 2026, Sekolah di Meksiko Diliburkan dan ASN Diminta WFH
Piala Dunia 2026, Sekolah di Meksiko Diliburkan dan ASN Diminta WFH (Image From: Canva)

PASUNDANEKSPRES.ID - Menjelang Piala Dunia 2026, sekolah di Meksiko diliburkan dan ASN diminta WFH. 

Pemerintah Meksiko mengambil langkah khusus menjelang laga pembuka Piala Dunia 2026 dengan meliburkan sekolah dan menerapkan kebijakan bekerja dari rumah (WFH) bagi pegawai pemerintah di Kota Meksiko.

Kebijakan tersebut diumumkan langsung oleh Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, melalui sebuah dekret yang bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas saat pertandingan perdana tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan di Stadion Azteca, Kamis (11/6/2026).

Piala Dunia 2026, Sekolah di Meksiko Diliburkan dan ASN Diminta WFH

Dalam kebijakan itu, seluruh sekolah negeri maupun swasta dari berbagai jenjang pendidikan di ibu kota akan menghentikan kegiatan belajar mengajar selama satu hari. Sementara itu, pegawai federal yang bekerja di kantor pemerintahan diminta menjalankan tugasnya secara jarak jauh.

Tak hanya sektor pemerintahan, perusahaan swasta juga didorong untuk memberikan fleksibilitas kerja dari rumah bagi karyawan yang tidak menjalankan tugas penting atau layanan esensial.

"Dekret ini diterbitkan agar upacara pembukaan dapat berlangsung tanpa kemacetan atau gangguan pada hari Piala Dunia," kata Sheinbaum, dikutip dari ESPN, Kamis (11/6). 

Menurut pemerintah Meksiko, kebijakan sementara tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga dan wisatawan yang akan memadati Kota Meksiko selama pembukaan turnamen sepak bola terbesar di dunia itu.

Hanya Berlaku Saat Laga Pembuka

Kebijakan libur sekolah dan WFH hanya diterapkan pada hari pembukaan Piala Dunia 2026 ketika Timnas Meksiko menghadapi Afrika Selatan dalam laga Grup A.

Pemerintah menilai pertandingan tersebut akan menarik perhatian jutaan orang, baik yang hadir langsung di stadion maupun yang beraktivitas di sekitar pusat kota. Karena itu, pengurangan mobilitas harian dianggap penting untuk menghindari kemacetan parah.

Meski demikian, tidak semua sektor mendapatkan kelonggaran tersebut. Tenaga kesehatan, aparat keamanan, petugas infrastruktur vital, serta personel yang terlibat dalam operasional Piala Dunia tetap diwajibkan bekerja seperti biasa.

Kota Meksiko Hadapi Gelombang Protes

Di tengah persiapan menyambut Piala Dunia, Kota Meksiko juga sedang menghadapi serangkaian aksi demonstrasi dari kelompok guru dan organisasi masyarakat lainnya.

Aksi protes tersebut tidak berkaitan dengan penyelenggaraan Piala Dunia, namun berdampak pada lalu lintas dan aktivitas masyarakat di ibu kota.

Menurut laporan Reuters, para demonstran dalam beberapa pekan terakhir telah menggelar pawai serta memblokir sejumlah ruas jalan utama. Mereka bahkan mengancam akan menggelar aksi lanjutan di sekitar pertandingan pembuka apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi pemerintah.

Situasi tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah mengambil langkah antisipatif melalui kebijakan WFH dan peliburan sekolah demi memastikan pembukaan Piala Dunia 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Amerika Serikat dan Kanada, Meksiko berharap laga pembuka di Stadion Azteca dapat menjadi momen bersejarah sekaligus menunjukkan kesiapan negara tersebut dalam menyelenggarakan ajang olahraga terbesar dunia.

(ipa)

Berita Terbaru

6 Pemanis Alami Pengganti Gula Pasir, Lebih Sehat dan Cocok untuk Pilihan Sehari-hari

6 Pemanis Alami Pengganti Gula Pasir, Lebih Sehat dan Cocok untuk Pilihan Sehari-hari

Lifestyle17 menit lalu
Pengamat Duga Alat Sadap Rp 1 Triliun Milik Listyo Sigit Bersumber dari Judol hingga Tambang Ilegal

Pengamat Duga Alat Sadap Rp 1 Triliun Milik Listyo Sigit Bersumber dari Judol hingga Tambang Ilegal

Nasional35 menit lalu
Kemenangan Persib di ACL Two Bawa Maung Bandung Lewati Catatan Buruk di Australia

Kemenangan Persib di ACL Two Bawa Maung Bandung Lewati Catatan Buruk di Australia

Olahraga53 menit lalu
Viral! Tak Mempan Lapor Polisi, Warga Tebo Viralkan Aktivitas Tambang Emas Ilegal Jambi

Viral! Tak Mempan Lapor Polisi, Warga Tebo Viralkan Aktivitas Tambang Emas Ilegal Jambi

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Jokowi Pamerkan Ijazah SD hingga UGM di Hadapan Roy Suryo dalam Sidang Kasus Fitnah Ijazah

Jokowi Pamerkan Ijazah SD hingga UGM di Hadapan Roy Suryo dalam Sidang Kasus Fitnah Ijazah

Nasional1 jam lalu
Potret Pendidikan di Bandung Barat, Siswa dan Guru Bertaruh Keselamatan Demi Berangkat Sekolah

Potret Pendidikan di Bandung Barat, Siswa dan Guru Bertaruh Keselamatan Demi Berangkat Sekolah

Bandung Barat1 jam lalu
Di Tengah Seruan Boikot, D MASIV Akhiri Kerja Sama dengan RANS Entertainment untuk Tur Asia

Di Tengah Seruan Boikot, D MASIV Akhiri Kerja Sama dengan RANS Entertainment untuk Tur Asia

Lifestyle2 jam lalu
Sidang Ijazah Jokowi di PN Jaktim: Jaksa Gali Riwayat Pendidikan dan Mata Kuliah saat di UGM

Sidang Ijazah Jokowi di PN Jaktim: Jaksa Gali Riwayat Pendidikan dan Mata Kuliah saat di UGM

Nasional3 jam lalu
MUI Subang: Perang Melawan Narkotika Tidak Cukup dengan Penindakan, Harus Dimulai dari Keluarga dan Pendidikan

MUI Subang: Perang Melawan Narkotika Tidak Cukup dengan Penindakan, Harus Dimulai dari Keluarga dan Pendidikan

Subang3 jam lalu
Bupati Purwakarta Apresiasi SD Plus 2 Al-Muhajirin atas Program Edukatif

Bupati Purwakarta Apresiasi SD Plus 2 Al-Muhajirin atas Program Edukatif

Purwakarta3 jam lalu