Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Bela Negara di Era Perang Semesta: Menjaga Indonesia Tanpa Senjata

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|11:00 WIB
Bagikan:
Bela Negara di Era Perang Semesta: Menjaga Indonesia Tanpa Senjata
Ahmad Budiman

Oleh: Ahmad Budiman

Tantangan Global yang Menggerus Jati Diri

Bangsa Indonesia kini berada di tengah perang semesta, perang tanpa peluru yang menyerangdari segala arah. Arus globalisasi membawa derasnya budaya, produk, dan gaya hidup luar yang perlahan mengikis jati diri bangsa. Nasionalisme mulai memudar, terutama di kalangan mudayang lebih mengenal tokoh dan tren asing ketimbang pahlawan bangsanya sendiri. Cinta tanahair tergeser oleh kecintaan pada merek, hiburan, dan kemudahan instan. Bila ini dibiarkan, benteng pertahanan bangsa bisa runtuh bukan karena invasi senjata, melainkan karena lunturnyakarakter, semangat juang, dan rasa memiliki terhadap Indonesia.

Makna Baru Bela Negara

Dalam konteks inilah, bela negara menjadi panggilan moral sekaligus kesadaran kolektif untukmenjaga keutuhan bangsa di tengah gempuran global. Bela negara bukan hanya kesiapsiagaanmenghadapi ancaman militer, tetapi juga tekad, sikap, dan perilaku warga negara yang dilandasicinta tanah air, kesetiaan pada Pancasila dan UUD 1945, serta tanggung jawab sosial terhadapbangsa.

Setiap profesi memiliki perannya: guru menanamkan nilai kebangsaan, petani menjagakemandirian pangan, tenaga medis melindungi rakyat, wirausahawan menggerakkan ekonominasional, dan generasi muda melawan disinformasi serta menjaga etika digital. Di era perangsemesta, membela negara berarti berpikir kritis, mencintai produk lokal, berintegritas, sertamenolak budaya konsumtif dan mental instan.

Perlawanan Semesta untuk Indonesia Tangguh

Menghadapi perang semesta, diperlukan pula perlawanan semesta, sebuah gerakan menyeluruhyang menggelorakan seluruh unsur anak bangsa untuk bersatu mempertahankan nilai, budaya, dan martabat Indonesia. Perlawanan semesta tidak dilakukan dengan senjata, melainkan dengankesadaran, keteladanan, pendidikan, inovasi, serta penguatan karakter di semua lini kehidupan.

Pendidikan dan pelatihan bela negara menjadi wadah penting untuk menanamkan nilai-nilaidasar seperti cinta tanah air, kesadaran berbangsa, kerelaan berkorban, dan tanggung jawabsosial. Di sini, fasilitator bela negara berperan sebagai agen perubahan yang menyalakansemangat nasionalisme di berbagai lapisan masyarakat agar nilai-nilai itu tidak berhenti di ruangdiklat, tetapi menembus ruang sosial, pendidikan, dan budaya.

Menjaga Indonesia dengan Hati dan Karya

Bela negara di era perang semesta adalah perjuangan tanpa henti bukan dengan senjata, melainkan dengan hati, pikiran, dan karya. Ketika seluruh unsur bangsa bergerak serentak dalamperlawanan semesta, Indonesia akan tetap tegak: kuat dalam jati diri, kokoh dalam persatuan, dan berdaulat di tengah derasnya arus dunia.

Tentang Penulis:

Ahmad Budiman adalah Guru Pendidikan Agama Islam di SMKS dan SMAS Adi Luhur Jakarta Timur, Sekretaris Jenderal DPP AGPAII, serta peserta Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Fasilitator Bela Negara Gelombang III TA 2025 di Pusdiklat Bela Negara BPSDM Han KemhanRI.

Berita Terbaru

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle1 jam lalu
JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional1 jam lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle1 jam lalu
Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline2 jam lalu
Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle3 jam lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle4 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional4 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional4 jam lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle4 jam lalu