Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Berkah TMMD, Air Mengalir Sampai Rumah Warga Sukajadi

A
Adam SumartoEditor: Asep
|08:00 WIB
Bagikan:
Berkah TMMD, Air Mengalir Sampai Rumah Warga Sukajadi
Tampak warga bersama personel TNI bahu membahu mengangkut gulungan pipa jenis Cold 32 mm PN 12.5 untuk dibawa menyeberang sungai menuju sumber air baru.(Adam Sumarto/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Air menjadi substansi paling krusial bagi kehidupan. Perannya untuk hidrasi, sanitasi hingga ekosistem, membuat seluruh makhluk hidup bergantung pada air. Hal ini dirasakan benar oleh warga Desa Sukajadi, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta.

Adam Sumarto, PURWAKARTA

SIANG selepas Zuhur di tepi Sungai Cikao. Tampak warga bersama personel TNI bahu membahu mengangkut gulungan pipa jenis Cold 32 mm PN 12.5 untuk dibawa menyeberang sungai.

Ada puluhan gulungan pipa yang harus diangkut. Sesuai keterangan pada label yang tertempel di tiap gulungan, pipa tersebut berukuran 32 mm atau setara 1 inci dengan tekanan 12,5 bar. Adapun panjang pipa di tiap gulungan adalah 50 meter.

Saat diturunkan dari truk pengangkut, gulungan-gulungan pipa itu dipikul satu per satu oleh warga dan personel TNI. Satu orang satu gulungan, dipikul melewati persawahan hingga sampai ke tepi Sungai Cikao.

Saat hendak dibawa menyeberang sungai, diperlukan alat bantu berupa batang bambu sepanjang kurang lebih 1,5 meter. Gulungan pipa digantungkan di tengah batang bambu, ada yang satu gulungan ada juga yang dua gulungan. Perlu dua orang untuk memikulnya hingga seberang.

Sumber Air Jadi Tujuan Akhir

Sesampainya di seberang, perjalanan masih terus berlanjut hingga tiba di sumber air yang menjadi tujuan akhir gulungan-gulungan pipa itu dibawa. Lokasinya masih di kecamatan yang sama tapi masuk ke wilayah desa tetangga, yakni di Desa Tanjungsari.

"Alhamdulillah, anggota dan warga kompak bergotong royong mengangkut pipa hingga ke sumber air. Ini sumber air baru untuk warga Desa Sukajadi," kata Dandim 0619/Purwakarta Letkol Inf Ardha Cairova Pariputra saat memantau langsung ke lokasi.

Proses pipanisasi ini merupakan bagian dari program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan di Desa Sukajadi, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta, sejak 22 April hingga 21 Mei 2026 mendatang.

Adapun fokus utama TMMD ini adalah pengecoran jalan rabat beton sepanjang 675 meter dengan lebar 4 meter dan tebal 20 sentimeter. Jalan ini menghubungkan Desa Sukajadi di Kecamatan Pondoksalam dengan Desa Cileunca di Kecamatan Bojong.

"Pipanya dari PLN, sementara tenaga ahli untuk memasang pipanya dari PDAM. Jadi proses pipanisasi sepanjang 800 - 1.000 meter ini melibatkan berbagai pihak yang saling berkolaborasi dan bersinergi," ujar Ardha.

Pipanisasi ini nantinya akan mengalirkan air ke toren yang ada di Dusun II dan Dusun IV guna memenuhi kebutuhan air bersih warga di dua dusun tersebut. Memang, ketersediaan air bersih menjadi permasalahan di desa yang terdiri atas empat dusun ini.

Berlangganan ke Desa Tetangga

Kepala Desa Sukajadi, Nurdin, membenarkan hal tersebut. Ia mengungkapkan bahwa selama ini warga desanya mengandalkan sumber air dari Desa Cileunca, Kecamatan Bojong. Airnya tidak gratis, berbayar, Rp16 juta per enam bulan.

"Kami berlangganan air ke Pemerintah Desa Cileunca. Dialirkan melalui pipa hingga ke rumah-rumah warga. Di tiap-tiap rumah warga dipasang meteran air. Hanya saja baru ada 500 rumah yang teraliri, masih jauh dari kata memadai," ucap Nurdin kepada Pasundan Ekspres.

Kondisi ini diperparah dengan aliran air yang tak menentu. Kadang lancar kadang tersendat. Belum lagi jika musim kemarau, airnya rebutan untuk irigasi di hulu. Bahkan tak jarang ada oknum warga yang sengaja merusak pipa.

"Sebagai langkah antisipasi, warga melakukan patroli secara bergantian di sepanjang jalur pipa. Tapi ya ada saja kejadiannya. Aliran air berhenti karena pipanya hancur dirusak oknum yang tidak bertanggung jawab," kata Nurdin geram.

Ia pun mengaku bersyukur, berkat program TMMD ada sumber air baru yang saat ini masih dalam proses pipanisasi. Jika rampung nanti, kurang lebih ada 200 sambungan baru ke rumah warga.

Lebih lanjut Nurdin menegaskan bahwa manfaat program TMMD benar-benar dirasakan olehnya maupun warganya. Mulai dari jalan mulus, air bagus hingga rumah tidak layak huni (rutilahu) yang akhirnya terurus.

"Pun halnya dengan karakter warga Desa Sukajadi yang semakin terbentuk kebersamaannya. Pasalnya, sepanjang TMMD ini, warga dilibatkan untuk saling bergotong-royong. Saling membantu tanpa harus dikomando," ujarnya.

Terpisah, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, mengapresiasi program TMMD yang merupakan program kolaborasi antara TNI AD, dalam hal ini Kodim 0619/Purwakarta, dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta.

"Pemerintah daerah berkomitmen untuk berperan aktif, mendukung penuh serta membantu program ini hingga tuntas. Ini untuk kepentingan bersama seluruh warga Kabupaten Purwakarta, khususnya bagi warga Desa Sukajadi" ucapnya.

Pembangunan Fisik dan Nonfisik

Sementara itu, dalam kunjungan kerjanya ke Purwakarta, Danrem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, mengingatkan bahwa TMMD bukan hanya pembangunan fisik tetapi juga nonfisik.

"Bagaimana TMMD ini dapat meningkatkan nilai-nilai gotong royong dan kebersamaan. TMMD ini juga merupakan upaya TNI AD dalam mengamalkan rasa kecintaan terhadap lingkungan dan bangsa," kata Hista Soleh saat meninjau lokasi TMMD.

Ia juga berpesan, yang paling utama, bagaimana memelihara hasil dari TMMD. Apabila ke depan menemui suatu kendala, terutama sasaran nonfisik, maka perangkat kecamatan dan desa, termasuk Babinsa dan Babinkamtibmas, harus proaktif melayani masyarakat.

"TMMD ini bukan program akhir tapi program berkelanjutan dalam membangun desa, sehingga hasilnya dapat dirasakan masyarakat luas. Mudah-mudahan apa yang diberikan melalui TMMD ini menjadi amal jariyah dan bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Salah seorang warga, Ube, yang turut membantu proses pipanisasi, mengaku antusias ikut terlibat dalam TMMD. Ia menyebutkan bahwa TMMD adalah momen penting mempersatukan warga untuk bergotong royong membangun desa.

"Saya sih sangat senang Desa Sukajadi tersentuh program TMMD. Pun halnya dengan seluruh warga desa, semuanya senang dan antusias. Tanpa aba-aba, warga bahu membahu dengan bapak-bapak tentara mengecor jalan, membuat pipanisasi, hingga memperbaiki rutilahu dan MCK," ucap Ube.

Ia pun berharap proses pipanisasi bisa segera rampung dan air bisa segera mengalir ke rumah-rumah warga. Secara khusus, Ube pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jajaran Kodim 0619/Purwakarta dan Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta.

"Mudah-mudahan, air dari sumber yang baru ini alirannya lancar dan semakin banyak rumah warga yang bisa memanfaatkannya. Jadi warga tak pusing lagi kalau mau nyuci dan mandi. Terima kasih kepada bapak-bapak tentara dan pak bupati. Insyaallah semuanya menjadi berkah," kata Ube.(*)

Berita Terbaru

Evaluasi 100 Hari Kepala BGN: Ungkap Dugaan Korupsi, Ratusan Yayasan Perantara Potong Biaya Produksi

Evaluasi 100 Hari Kepala BGN: Ungkap Dugaan Korupsi, Ratusan Yayasan Perantara Potong Biaya Produksi

Nasional12 menit lalu
Update Timeline Program Maganghub Batch 3 Angkatan II 2026, Jangan Sampai Ketinggalan!

Update Timeline Program Maganghub Batch 3 Angkatan II 2026, Jangan Sampai Ketinggalan!

Nasional2 jam lalu
TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

Nasional3 jam lalu
FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

Lifestyle3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Lifestyle4 jam lalu
Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Olahraga4 jam lalu
5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

Lifestyle5 jam lalu
Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Subang5 jam lalu
PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

Nasional6 jam lalu
Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Nasional6 jam lalu