Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Diduga Lakukan Pencemaran Lingkungan, DLH Purwakarta Tutup Sementara Usaha Penggilingan Aci Onggok

M
MaldiansyahEditor: Asep
|13:58 WIB
Bagikan:
Diduga Lakukan Pencemaran Lingkungan, DLH Purwakarta Tutup Sementara Usaha Penggilingan Aci Onggok
DLH Kabupaten Purwakarta menutup sementara terhadap pelaku usaha penggilingan aci onggok di Kecamatan Bojong, atas dugaan pencemaran lingkungan yang viral dikeluhkan masyarakat sekitar.(Maldiansyah/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purwakarta mengambil langkah tegas terhadap pelaku usaha penggilingan aci onggok di Kecamatan Bojong.

Sebanyak tujuh pengusaha dipanggil ke Kantor DLH untuk diberikan pendampingan dan pembinaan sebagai tindak lanjut atas dugaan pencemaran lingkungan yang viral dikeluhkan masyarakat sekitar.

Hasilnya, DLH resmi mengeluarkan surat rekomendasi penutupan sementara bagi ketujuh unit usaha tersebut.

Kepala DLH Purwakarta, Erlan Diansyah, melalui Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (P2KLH), Wahyudin, menyatakan bahwa para pengusaha sebelumnya telah berjanji untuk melakukan perbaikan dalam kurun waktu satu minggu hingga sepuluh hari.

Namun, karena progres yang belum memadai, DLH memilih untuk menghentikan operasional mereka sementara waktu guna mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah.

"Kami kembali menegaskan komitmen yang sebelumnya sudah disepakati. Karena itu, hari ini kami mengeluarkan surat rekomendasi penutupan sementara kepada satpol PP sampai seluruh perizinan dan pengelolaan limbah padat dan cair di kelola sesuai peraturan yang berlaku," ujar Wahyudin kepada Pasundan Ekspres.

Tujuh pelaku usaha yang terdampak tersebar di empat desa di wilayah Kecamatan Bojong, meliputi, Desa Bojong Barat, Desa Bojong Timur, Desa Cikeris dan Desa Pawenang.

Wahyudin menjelaskan, bahwa kewenangan eksekusi untuk melakukan penutupan sementara berada di tangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) selaku penegak Peraturan Daerah (Gakda).

Kata Wahyudin, para pengusaha wajib segera menyelesaikan seluruh proses perizinan usaha, serta memiliki sistem pengolahan air limbah (IPAL) yang sesuai dengan standar lingkungan agar tidak mencemari ekosistem sekitar.

"Rekomendasi penutupan sementara ini guna menghindari pencemaran yang lebih lanjut dan proses perizinan di selesaikan serta pengelolaan limbah padat dan cair yang terstandarisasi," pungkasnya.(mas/sep)

Berita Terbaru

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga6 jam lalu
Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Subang6 jam lalu
Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Purwakarta7 jam lalu
Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Lifestyle7 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Subang7 jam lalu
Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Nasional8 jam lalu
Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Subang9 jam lalu
Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Nasional9 jam lalu
PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

Nasional10 jam lalu
PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

Headline10 jam lalu