Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kenapa Purwakarta Disebut Kota Pensiun? Ini Penjelasannya

I
Inessia Nabila MEditor: Dobi Maulana
|14:00 WIB
Bagikan:
Kenapa Purwakarta Disebut Kota Pensiun? Ini Penjelasannya
Taman Air Mancur Sri Baduga (Sumber foto: Disipusda Purwakarta)

PASUNDANEKSPRES.ID - Purwakarta merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Barat yang mengalami perkembangan cukup pesat, namun ternyata kota ini menyimpan kisah unik hingga dahulu disebut sebagai Kota Pensiun.

Kabupaten Purwakarta sebagai salah satu kabupaten di Jawa Barat menyimpan banyak potensi alam dan pariwisata yang menarik perhatian banyak wisatawan.

Kota kecil ini kini mengalami perubahan cukup signifikan dari masa ke masa, mulai dari pemerintahan, tata kota, pengembangan pariwisata, hingga munculnya kawasan industri yang berkembang di Purwakarta.

Belum banyak orang yang tahu jika Purwakarta dahulu dijuluki sebagai Kota Pensiun serta berbagai julukan lain yang menarik untuk ditelusuri lebih dalam.

Lalu, mengapa Purwakarta disebut Kota Pensiun pada zaman dahulu? Simak selengkapnya informasinya di bawah ini.

Kenapa Purwakarta Disebut Kota Pensiun?

Purwakarta dahulu dikenal sebagai Kota Pensiun karena lingkungan yang asri, suasana yang tenang, serta kehidupan masyarakat yang masih menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan dan kearifan lokal.

Julukan ini bukan semata-mata diberikan tanpa alasan, melainkan muncul dari kesan mendalam yang ditinggalkan kota ini bagi siapa saja yang datang.

Banyak masyarakat, terutama dari kalangan pensiunan, memilih Purwakarta sebagai tempat menetap setelah masa aktif bekerja selesai.

Selain karena letaknya yang strategis dan akses yang cukup mudah, kehidupan di Purwakarta dianggap lebih nyaman, tenang, dan ideal bagi mereka yang ingin menikmati masa tua dengan damai.

Kabupaten ini juga termasuk wilayah yang luasnya kecil dibandingkan daerah di Jawa Barat lainnya sehingga sebagian orang yang ingin menjauh dari hiruk pikuk perkotaan memilih berpindah ke Purwakarta.

Perkembangan zaman yang terus berubah dari masa ke masa membuat Purwakarta mengalami kemajuan yang cukup signifikan di bidang pemerintahan, ekonomi, infrastruktur, budaya, wisata, industri, dan lain-lain hingga Purwakarta semakin ramai dipadati oleh pendatang dari luar kota.

Selain itu, Purwakarta juga memiliki beberapa julukan seperti Kota Tasbih, yang memiliki cukup banyak pesantren dan kegiatan keagamaan yang sangat kental, dibuktikan dengan adanya Masjid Agung Baing Yusuf, yang berkaitan dengan sejarah penyebaran agama Islam di Purwakarta.

Kini, banyak orang mengenal Purwakarta sebagai kota yang terkenal dengan kuliner sate maranggi serta memiliki air mancur terbesar se-Asia Tenggara yaitu Taman Air Mancur Sri Baduga. (inm)

Berita Terbaru

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional7 menit lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline11 menit lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional24 menit lalu
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang28 menit lalu
ADVERTISEMENT
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang32 menit lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang57 menit lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional57 menit lalu
Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Headline1 jam lalu
Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Purwakarta1 jam lalu
Bapperida Dukung Riset BRIN, Hidrolisat Ikan ASIKA Siap Diuji untuk Penanganan Stunting di Subang

Bapperida Dukung Riset BRIN, Hidrolisat Ikan ASIKA Siap Diuji untuk Penanganan Stunting di Subang

Headline1 jam lalu