Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Komisi III DPRD: Pengelolaan Sampah di TPA Cikolotok Purwakarta Memprihatikan

A
Adam SumartoEditor: Yusup Suparman
|06:10 WIB
Bagikan:
Komisi III DPRD: Pengelolaan Sampah di TPA Cikolotok Purwakarta Memprihatikan
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cikolotok kondisinya hampir mencapai batas kapasitas maksimal, dengan tingkat keterisian mendekati 90 persen.(Adam Sumarto/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Komisi III DPRD Purwakarta menilai pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cikolotok dalam kondisi memprihatinkan.

Penilaian itu disampaikan setelah anggota Komisi III melakukan inspeksi mendadak ke lokasi TPA Cikolotok, menyusul keluhan warga terkait bau menyengat, serangga, dan dugaan pencemaran air yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat sekitar.

Kunjungan lapangan tersebut merupakan tindak lanjut dari audiensi warga Desa Margasari ke Gedung DPRD Purwakarta pada pekan lalu. DPRD menilai dampak yang ditimbulkan dari aktivitas TPA Cikolotok harus disikapi secara serius.

Ketua Komisi III DPRD Purwakarta, Elan Sopyan, mengatakan kondisi TPA Cikolotok yang dilihat langsung di lapangan memperkuat kekhawatiran akan dampak kesehatan bagi warga. Menurut dia, persoalan yang ada tidak dapat lagi ditangani secara setengah-setengah.

“Setelah turun langsung ke lokasi, kami semakin memahami apa yang dirasakan warga. Komisi III berkomitmen untuk mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Margasari,” ujar Elan kepada Pasundan Ekspres.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat Komisi III akan memanggil dinas-dinas terkait untuk membahas langkah penanganan TPA Cikolotok secara lebih serius. DPRD juga akan mengagendakan pertemuan dengan Bupati Purwakarta agar persoalan tersebut mendapat perhatian dan keputusan di tingkat kebijakan daerah.

Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Purwakarta, Alaikasalam, menyoroti keterbatasan sarana dan prasarana pengelolaan TPA Cikolotok. Ia menyebut kondisi tersebut sangat bermasalah, terutama terkait kebutuhan alat berat yang layak.

“Pembenahan TPA Cikolotok membutuhkan keputusan pemangku kebijakan. Di antaranya alat berat. Kondisi alat berat yang ada saat ini sudah rusak, sehingga penanganan sampah tidak bisa berjalan maksimal,” kata Alaikasalam.

Ia berharap kunjungan lapangan Komisi III ini menjadi langkah awal yang konkret dalam penyelesaian persoalan TPA Cikolotok. Kunjungan tersebut sekaligus menegaskan keseriusan DPRD Kabupaten Purwakarta dalam menindaklanjuti keluhan warga Desa Margasari yang terdampak langsung oleh aktivitas TPA.

“Problem pengelolaan sampah ini akan kami sikapi dengan tegas karena berbahaya bagi warga,” jelasnya.

DLH Purwakarta mencatat, produksi sampah di Kabupaten Purwakarta mencapai sekitar 400 ton per hari, namun, yang mampu diangkut ke TPA hanya sekitar 150 hingga 200 ton per hari.

‎‎Sisanya diolah melalui Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) dan TPS yang tersebar di sejumlah kecamatan, seperti Darangdan, Tegalwaru, dan Bojong.

Kepala DLH Purwakarta Erlan Diansyah sebelumnya mengatakan, TPA Cikolotok sendiri memiliki luas sekitar 10 hektare. Dari total tersebut, lima hektare sudah terpakai dan akan ditutup.

Sisa lahan direncanakan untuk dijadikan TPA sementara, namun kembali terkendala anggaran dan perizinan, termasuk rencana pemindahan alur sungai yang melintasi area TPA.

Tak sampai di situ, situasi di lapangan juga sempat memicu polemik, ketika armada truk sampah harus mengantre hingga berjam-jam di TPA. Erlan menegaskan, hal itu terjadi akibat kerusakan alat berat di lokasi.(mas/add/ysp)

Berita Terbaru

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle35 menit lalu
JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional59 menit lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle1 jam lalu
Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline2 jam lalu
Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle2 jam lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle3 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional3 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional3 jam lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle4 jam lalu