Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Menag RI Berharap Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta jadi Mercusuar Spiritual

A
Adam SumartoEditor: Asep
|07:00 WIB
Bagikan:
Menag RI Berharap Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta jadi Mercusuar Spiritual
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebutkan bahwa Pondok Pesantren Al-Muhajirin diharapkan menjadi Mercusuar Spiritual, khususnya bagi masyarakat di Kabupaten Purwakarta.(Adam Sumarto/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.iD - Menteri Agama RI Nasaruddin Umar berharap agar Pondok Pesantren Al-Muhajirin bisa menjadi Mercusuar Spiritual, khususnya bagi masyarakat di Kabupaten Purwakarta.

Harapan tersebut disampaikan Nasaruddin Umar usai menandatangani prasasti pembangunan gedung dalam rangka Milad dan Haul Ke-33 yang berlokasi di Ponpes Al-Muhajirin 3, Citapen, Sukatani, Purwakarta, belum lama ini.

"Kehadiran saya di sini juga untuk bersilaturahmi dengan guru sekaligus sahabat lama saya, Pak Kiai Abun. Beliau berhasil memimpin Al-Muhajirin dengan luar biasa. Pesantren ini menjadi kebanggaan bagi kita semua," kata Nasaruddin Umar.

Dalam kesempatan itu, Nasaruddin Umar juga menyampaikan tausiyah di hadapan ribuan santri Al-Muhajirin. Ia mengungkapkan rahasia di balik bacaan basmalah, sehingga setiap aktivitas yang diawali dengan basmalah dapat benar-benar mendapat berkah.

"Saat membaca basmalah, dengan penuh kesadaran, hadirkan Allah SWT sebagai pemilik nama, di dalam hati," ujar Nasaruddin Umar kepada Pasundan Ekspres.

Sementara itu, Ketua Yayasan Al-Muhajirin, Ifa Faizah Rohmah, menyebutkan bahwa pondok pesantren adalah fondasi bagi pergerakan bangsa. Hal ini sudah dimulai sejak kemerdekaan Indonesia yang tidak lepas dari peran serta pesantren.

"Saat ini pergerakan pesantren bukan hanya pada aspek keagamaan saja, tapi juga sudah memasuki era digitalisasi. Kemudian juga teknologi, media sosial, media mainstream, banyak dari kalangan pesantren yang memberikan warna positif," ujar Teh Ifa, panggilan akrabnya.

Hal inilah yang menjadi amanah bagi Al-Muhajirin untuk betul-betul bisa membawa nilai-nilai positif, baik itu dalam berbagai aspek kontribusi kepada masyarakat maupun pemerintah untuk negara.

"Alhamdulillah, di umur 33 tahun ini, selain mengutamakan aspek keagamaan, Al-Muhajirin juga punya banyak program pendidikan kader ulama. Ada juga pembelajaran kitab kuning yang menjadi ikon utama kami hingga menerapkan teknologi seperti penggunaan program e-learning," ucapnya.

Lebih lanjut Teh Ifa mengungkapkan, saat ini Al-Muhajirin juga mengelola dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk memenuhi kebutuhan semua kampus Al-Muhajirin.

"Artinya, Al-Muhajirin bisa memaksimalkan peran sertanya di masyarakat dalam hal penguatan ekonomi dan sosial," kata Teh Ifa.(add/sep)

Berita Terbaru

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional13 menit lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional15 menit lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle17 menit lalu
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional27 menit lalu
ADVERTISEMENT
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline49 menit lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang1 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional1 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline1 jam lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional1 jam lalu
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang1 jam lalu