Pos Terpadu Cikopo Purwakarta Unik dan Ikonik, Usung Konsep Budaya Sunda

PASUNDANEKSPRES.ID - Pos Terpadu Cikopo yang disiapkan untuk pelayanan arus mudik Idul Fitri 2026 tampil berbeda dan langsung menarik perhatian para pemudik yang melintas.
Betapa tidak, bangunannya bernuansa bambu dengan sentuhan budaya khas Sunda berdiri mencolok di kawasan Cikopo, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta.
Pada bagian depan bangunan tampak didominasi susunan bambu yang dirancang menyerupai bangunan tradisional Sunda.
Sejumlah ornamen buah-buahan dan sayur-sayuran juga dipasang di pintu masuk, menambah kesan asri sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi pemudik yang singgah.
Kasatlantas Polres Purwakarta, AKP Enggar Jati Nugroho mengatakan, konsep bangunan Pos Terpadu tersebut memang sengaja dibuat dengan mengangkat budaya dan kearifan lokal agar terlihat unik dan ikonik.
Menurutnya, ide pembangunan pos dengan konsep tradisional Sunda ini merupakan gagasan dari Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya.
"Konsep dari pos ini kami mengangkat tema Sunda. Jadi bangunannya menggunakan bambu-bambu dengan suasana khas Sunda, dilengkapi hiasan buah-buahan seperti yang terlihat di area depan," kata Enggar kepada wartawan Pasundan Ekspres, Senin (16/3/2026).
Ia menjelaskan, konsep tersebut juga merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolda Jawa Barat agar pos pelayanan mudik memiliki ciri khas tersendiri sehingga dapat menarik pemudik untuk singgah dan beristirahat.
"Ini merupakan salah satu upaya kami untuk menarik para pemudik agar singgah di pos ini. Selain itu juga memang ada perintah dari Kapolda Jawa Barat untuk membuat pos yang ikonik," ujarnya.
Selain menonjol dari sisi desain, Pos Terpadu Cikopo juga dilengkapi sejumlah fasilitas yang dapat dimanfaatkan pemudik secara gratis. Di dalam bangunan tersedia kursi pijat, tempat istirahat, musala, toilet hingga minuman gratis bagi para pemudik yang membutuhkan.
Keindahan bangunan pos ini bahkan semakin terlihat saat malam hari. Lampu-lampu yang dipasang di antara rangka bambu memancarkan cahaya hangat sehingga membuat bangunan tampak semakin menarik sekaligus memberikan suasana nyaman bagi para pemudik yang beristirahat.
Dengan hadirnya Pos Terpadu Cikopo yang mengusung konsep budaya Sunda ini, Enggar berharap, pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik Lebaran dapat berjalan lebih maksimal.
"Pos Terpadu ini juga menyediakan tempat istirahat yang nyaman bagi pemudik sebelum kembali melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman," ucapnya.(add/sep)
